Atasi Begal, Polres Loteng Gencarkan Patroli Estapet

Kasat Sabhara Polres Loteng, IPTU Antonius Depo (kiri) dan Wasatgas 9, IPDA Samsul Hilal (kanan). (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
Kasat Sabhara Polres Loteng, IPTU Antonius Depo (kiri) dan Wasatgas 9, IPDA Samsul Hilal (kanan). (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)
Kasat Sabhara Polres Loteng, IPTU Antonius Depo (kiri) dan Wasatgas 9, IPDA Samsul Hilal (kanan). (Foto: Akhyar Rosidi/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Maraknya aksi pembegalan yang terjadi di wilayah hukum Polres Lombok Tengah, baik terhadap wisatawan asing maupun lokal beberapa waktu lalu, membuat jajaran Polres Loteng tidak tinggal diam.

Dimana, institusi berseragam cokelat di bawah kendali Kapolres Loteng, AKBP Nurodin itu melakukan berbagai upaya untuk terus menjaga dan memberikan kenyamanan serta keamanan terhadap masyarakat maupun warga Negara asing (WNA) yang datang berlibur ke daerah ini.

Setidaknya pada tahun 2016 ini, Polres Loteng mulai menggencarkan untuk melakukan Patroli Estapet menggunakan kendaraan roda dua guna mempersempit ruang gerak dari para pelaku begal, khususnya di wilayah Loteng bagian Selatan.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Nurodin melalui Kasat Sabhara Polres Loteng, IPTU Antonius Depo mengatakan, untuk menekan aksi pembegalan yang sering kali meresahkan masyarakat maupun WNA, pihaknya terus menggencarkan Patroli Estapet menggunakan sepeda motor sepanjang jalan di wilayah Loteng bagian Selatan. Hal itu dilakukan untuk mempersepit ruang gerak para pelaku begal.

‘’Partoli Estapet atau bersekat ini dilakukan agar sepanjang jalan dari Selong Belanak-Kuta-Awang itu tetap terawasi,’’ kata Kasat Sabhara Polres Loteng, IPTU Antonius Depo kepada wartawan di kantornya, Jumat (12/2).

Dalam Patroli Estapet itu, kata Antonius, jumlah kendaraan sepeda motor yang diterjunkan sebanyak tujuh unit dengan jumlah pesonil sebanyak 14 orang. Mereka melakukan patroli dari pagi sampai malam hari. Selain itu, para anggota juga dilengkapi dengan senjata laras panjang dan baju anti senjata tajam serta alat komunikasi.

‘’Semua kendaraan yang digunakan untuk Patroli Estapet ini sudah dilengkapi dengan GPS. Sehingga pak kapolres juga bisa langsung memantau keberadan anggotanya yang melakukan patrol,’’ ungkapnya.

Sejak digencarkannya Patroli Estapet mulai pada minggu ketiga Januari hingga saat ini, rupanya membuahkan hasil gemilang. Buktinya, belum ada kejadian kasus pembegalan yang menimpa WNA maupun masyarakat lokal.

Meski demikian, pihaknya sangat berharap kepada masyarakat untuk terus bersama-sama menjaga keamanan di wilayah Loteng. Karena, tanpa adanya dukungan penuh dari masyarakat, tentunya keamanan di daerah ini tidak akan bisa terwujud.

‘’Kami bersama Pemda Loteng terus berupaya meningkatkan keamanan di daerah ini dengan membangun sejumlah pos pengamanan serta mengaktifkan kembali Pos Terpadu yang sudah dibangun dengan menempatkan sejulam personil gabungan, baik dari pihak TNI, Polri dan anggota Satpol PP.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published.