Pertumbuhan Ekonomi Harus Dinikmati Masyarakat

Wagub NTB, H Muh Amin saat menghadiri pertemuan tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan 2016, di Hotel Lombok Raya Mataram, Kamis (18/2).
Wagub NTB, H Muh Amin saat menghadiri pertemuan tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan 2016, di Hotel Lombok Raya Mataram, Kamis (18/2).
Wagub NTB, H Muh Amin saat menghadiri pertemuan tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan 2016, di Hotel Lombok Raya Mataram, Kamis (18/2).

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Wakil Gubernur NTB, H Muh Amin menyampaikan pertumbuhan ekonomi yang  tinggi saat ini, hendaknya dapat dinikmati oleh seluruh  masyarakat. Karena itu, selain berupaya terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi, juga harus tetap berjuang mengejar pemerataan ekonomi ke segenap penjuru wilayah dan seluruh lapisan masyarakat.

‘’Pengembangan sektor riil dan pemberdayaan usaha mikro kecil menengah harus menjadi fokus kerja kita untuk mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi agar berlangsung dengan baik,’’ kata Wagub NTB, H Muh Amin saat Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan 2016, di Hotel Lombok Raya Mataram, Kamis (18/2).

Hadir dalam acara tersebut, Ketua OJK Provinsi NTB, Yusri, anggota DPR RI, Walikota Bima, Bupati Dompu, Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB, Kepala BI, dan SKPD terkait.

Wagub juga menyampaikan, pertumbuhan ekonomi selama tahun 2015 tertinggi dicapai oleh pertambangan biji logam, jika tanpa sub kategori pertambangan bijih logam, ekonomi Provinsi NTB selama tahun 2015 tumbuh sebesar 5,62 persen, mengalami sedikit perlambatan bila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2014 lalu (tanpa sub kategori pertambangan biji logam) yang mencapai 6,16 persen.

‘’Namun, tantangan dan masalah kedepan bukan makin mengecil. Melalui gerakan nasional ‘Ayo Kerja’ menjadi gerakan nyata dalam menumbuhkembangkan semangat kerja kita semua ke depan,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Ketua OJK Provinsi NTB, Yusri menyampaikan, kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari penyelenggaraan pertemuan Tahunan OJK dengan pelaku Industri Jasa Keuangan yang telah dilaksanakan di Jakarta pada 15 Januari 2016 lalu, di Istana Negara yang dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo dan dilanjutkan malamnya yang dihadiri oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, sejumlah Mentri Kabinet Kerja, Gubernur Bank Indonesia, seluruh gubernur di Indonesia, pimpinan anggota DPR RI, dan 700 pimpinan perusahaan Industri Jasa Keuangan.

‘’Kami mengharapkan sektor Jasa Keuangan dapat menjalankan fungsinya dengan baik sekaligus mampu menjadi pilar penompang dan roda penggerak pembangunan ekonomi agar dapat tumbuh lebih baik,’’ katanya dengan nada berharap.(ar/dra/ltd)

Leave a Reply

Your email address will not be published.