Polisi Geledah Kantor Dishubkominfo Lotim

GELEDAH: Satuan Reskrim Unit Tipikor Polres Lombok Timur saat geledah sejumlah ruangan di kantor Dishubkominfo Lotim. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)
GELEDAH: Satuan Reskrim Unit Tipikor Polres Lombok Timur saat geledah sejumlah ruangan di kantor Dishubkominfo Lotim. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)
GELEDAH: Satuan Reskrim Unit Tipikor Polres Lombok Timur saat geledah sejumlah ruangan di kantor Dishubkominfo Lotim. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Satuan Reskrim Unit Tipikor Polres Lombok Timur, yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Haris Dinzah, Senin (22/2), menggeledah beberapa ruangan kantor Dinas Perhubungan Komonikasi dan Informatika Kabupaten Lombok Timur.

Penggeledahan itu dilakukan berkaitan dengan penyelidikan kasus dugaan korupsi pembangunan Dermaga Gili Kondo tahun 2012 lalu. Karena dalam kasus ini, telah ditetapkan tiga orang tersangka, yaitu H Syarif Waliyullah selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) saat menjabat sebagai Kadis Hubkominfo, H Pah, kontraktor proyek, Sanusi selaku PPTK saat menjabat sebagai Kabid Hubungan Laut.

‘’Penggeledahan dilakukan untuk mencari bukti tambahan terutama berkaiatan dengan administrasi,’’ kata Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Haris Dinzah disela-sela penggeledahan.

Kegiatan penggeledahan yang dilakukan kurang lebih empat jam itu, pihak penyidik berhasil mengamankan beberapa dokumen penting terkait kasus yang sedang ditanganinya.

‘’Kita berhasil mengamankan satu kardus dokumen yang berkaiatan dengan kasus yang sedang kami tangani, yakni yang ada di ruang Sekretariat, ruang Arsip dan ruang kepala dinas,’’ ungkapnya.

Penggeledahan yang dilakukan ini menurut Haris, salah satu langkah upaya paksa, karena ada salah satu orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka tak kooperatif.

Kadis Hubkominfo Kabupaten Lombok Timur, L Suandi yang dikonfirmasi usai penggeledahan mengatakan, penggeledahan yang dilakukan aparat kepolisian itu sudah sesuai prosudur, ada ijin yang dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Selong.

‘’Apa yang dilakukan aparat kepolisian itu, kita layani, karena ini berkaitan dengan penegakan hukum,’’ katanya.(DIM)

Leave a Reply

Your email address will not be published.