DPO Kasus Narkoba Dikerangkeng Polisi

Kasat Narkoba Polres Lotim, AKP Arjuna Wijaya. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)
Kasat Narkoba Polres Lotim, AKP Arjuna Wijaya. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)
Kasat Narkoba Polres Lotim, AKP Arjuna Wijaya. (Foto: Dimyati/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Setelah masuk menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama lima bulan, inisial MS (41), warga Desa Sepit, Kecamatan Keruak, Lotim, yang merupakan salah satu pemilik Narkoba jenis Sabu seberat 7 gram, yang ditangkap September 2015 lalu, akhirnya pada Senin (22/2) lalu, sekitar pukul 11.00 Wita berhasil dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Lotim oleh tim Satnarkoba Polres Lotim guna proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Lotim, AKBP Karsiman melalui Kasat Narkoba Polres Lotim, AKP Arjuna Wijaya yang dikonfirmasi Rabu (24/2) tak menampik bila pihaknya berhasil mengamankan DPO kasus narkoba. ‘’Pelaku kita tangkap di rumahnya,’’ kata Arjuna Wijaya kepada wartawan di kantornya, Rabu (24/2).

Arjuna mengatakan, penangkapan berhasil dilakukan berdasarkan laporan masyarakat, bila hari itu pelaku lagi sedang berada di rumahnya. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti, dan pihaknya berhasil mengamankan pelaku.

Hanya saja, saat penggerebekan dilakukan, pelaku sempat bersembunyi di bawah kolong tempat tidurnya.

‘’Saat penangkapan kita lakukan, satu buah alat hisap kami temukan di rumah korban,’’ ungkapnya.

Arjuna menjelaskan, selain berhasil mengamankan pelaku, sebelumnya dalam kasus yang sama, sang istri pelaku juga telah diamankan, dan telah divonis 7 bulan penjara.

‘’Saat istrinya diamankan, pelaku berhasil melarikan diri saat penangkapan, dan menjadi DPO selama lima bulan,’’ ujarnya.

Dalam kasus ini, MS dijerat Pasal 114 subsider 112 dan 127 UU Narkoba dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.(DIM)

Leave a Reply

Your email address will not be published.