Reza Bovier: MEA Jangan Dilihat Sebagai Tantangan

Ketua Asosiasi Hotel Kota Mataram, Reza Bovier. (Foto: L Mandra Setiawan/Lomboktoday.co.id)
Ketua Asosiasi Hotel Kota Mataram, Reza Bovier. (Foto: L Mandra Setiawan/Lomboktoday.co.id)

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Ketua Asosiasi Hotel Kota Mataram, Reza Bovier mengatakan, Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tidak harus dilihat sebagai tantangan. Melainkan sebagai peluang untuk terus melakukan inovasi dan mencari berbagai terobosan, terutama dalam sektor pariwisata.

Sektor pariwisata itu, kata Reza yang juga sebagai General Manager Hotel Santika Mataram ini, merupakan sektor industri kreatif yang didalamnya banyak hal yang bisa diolah dan dikembangkan untuk ditangkap sebagai peluang dalam menghadapi MEA, terutama oleh masyarakat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Di NTB sendiri, banyak sekali produk lokal dan hasil industri kreatif lain yang sangat potensial untuk diolah bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hanya saja butuh sentuhan untuk meningkatkan kualitas produk, termasuk SDM pelaku UMKM, sehingga hasil produk tersebut bisa bersaing di pasaran.

‘’Untuk mewujukan hal itu, kami dari asosiasi, terutama pihak managemen Hotel Santika terus memberikan pelatihan, untuk meningkatkan kualitas prodak, termasuk SDM pelaku UMKM,’’ kata Reza Bovier saat menjadi pembicara dalam acara Diskusi Publik Menakar Potensi Pariwisata NTB Dalam MEA yang digelar oleh Forum Wartawan DPRD NTB, di Hotel Santika Mataram, Kamis (25/2).

Sementara itu, Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi mengatakan, Indonesia pada umumnya, dan Lombok-NTB khususnya merupakan salah satu daerah yang beruntung memiliki keindahan pariwisata yang luar biasa dibandingkan dengan Negara lain yang harus menciptakan keindahan pariwisata.

‘’Kalau MEA itu dijadikan sebagai tantangan, maka dengan keindahan dan potensi pariwisata yang dimiliki, mari kita tumbuhkan dan gerakkan kreatifitas,’’ katanya.

Dalam acara Diskusi Publik tersebut dihadiri oleh Gubernur NTB, Dr TGH M Zainul Majdi, pimpinan perbankan, kepala SKPD, pelaku usaha, asosiasai pengusaha hotel, dan para wartawan.(dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *