Polres Lotim dan Polda Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan

LOTIM, Lomboktoday.co.id –  Dalam waktu kurang dari 1×24 Jam, tim gabungan dari Polres Lombok Timur bersama operasional jajaras Polda NTB berhasil mengungkap pelaku pembunuhan yang terjadi di wilayah Desa Serewe, Kecamatan Jerowaru, Lotim, yang terjadi pada Jumat (26/2), sekitar pukul 03.50 Wita.

Dimana, korbannya menimpa Zulkarnain, warga Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah.

Adapun pelaku yang berhasil diungkap diantaranya; inisial Am (20 tahun) dan Aq Gg (25 tahun), warga Semoyang yang keduanya masih merupakan teman korban. Pelaku berhasil ditangkap di rumahnya masing-masing, untuk kemudian setelah itu langsung digelandang ke Mapolres Lotim guna proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Lotim, AKBP Karsiman melalui Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Haris Dinzah saat dikonfirmasi membenarkan kalau anggotanya bersama tim operasional jajaran Polda NTB berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di wilayah jurusan Dusun Semerang-Pantai Kaliantan, Desa Serewe, Kecamatan Jerowaru, Lotim.

Kasus pembunuhan itu sudah direncanakan oleh pelaku, karena berlatar belakang asmara. Salah satu pelaku memiliki hubungan dengan istri korban.

“Saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan. Sedangkan pembunuhan yang dilakukan pelaku terhadap korban, sudah terencana. Kami juga tidak menyangka yang melakukannya adalah temannya sendiri, tapi setelah ditangkap baru mereka mengakui perbuatannya,” kata Haris Dinjah kepada wartawan, Sabtu (27/2).

Dinzah menjelaskan kronoligis kejadiannya, dimana pelaku bersama korban menjelang kegiatan Bau Nyale di Pantai Kaliantan, terlebih dahulu minum-minuman keras bersama di salah satu warung. Lalu pelaku mengajak korban untuk keluar mencuri motor.
Tak lama setelah itu, korban sudah ditemukan meninggal dunia dengan dua luka tusuk di dada dan kepalanya.

Dan kasusnya masih dalam proses kelengkapan adminitrasi penyidikan untuk kemudian nantinya dilimpahkan ke Polda NTB.

“Dalam kasus ini, pelaku diancam hukuman penjara 15 tahun atau hukuman seumur hidup, karena melakukan pembunuhan secara berencana yang menyebabkan korban meninggal dunia. Penyidik juga mengamankan satu buah sajam dan batu yang digunakan untuk membunuh korban,” ungkapnya.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *