Dewan Loteng Imbau Pembinaan Kades Ditingkatkan

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Banyaknya kepala desa di wilayah Kabupaten Loteng yang harus berurusan dengan hukum, lantaran tersangkut dalam pengelolaan ADD, membuat pihak Komisi I DPRD Loteng ikut prihatin.

Sehingga, Komisi I DPRD Loteng mengimbau kepada semua kades untuk menghindari gejolak di desa, dengan mengacu pada Perda dan Perbub dalam mengelola ADD tersebut.

‘’Banyaknya persoalan yang terjadi di desa, baik itu karena pengelolaan ADD yang tidak beres maupun yang tersangkut hukum, kita sangat prihatin. Untuk itu, kita imbau supaya pembinaan terhadap kepala desa ini ditingkatkan,’’ kata Ketua Komisi I DPRD Loteng, M Samsul Qomar kepada wartawan, di kantornya, Kamis (03/3).

Samsul Qomar mengatakan, dengan adanya pembinaan yang lebih baik terhadap kades, diharapkan dalam pengelolaan ADD itu, sesuai dengan Perda dan Perbub yang sudah disahkan. Sehingga kedepannya, tidak ada lagi kades yang tersangkut masalah hukum lantaran pengelolaan administrasi ADD yang tidak beres.

‘’Kita ingin Loteng damai, kalau ada persolaan di desa, supaya diselesaikan dengan baik,’’ ungkapnya.

Samsul Qomar menjelaskan, beberapa kades yang harus berurusan dengan hukum, itu dikarenakan lantaran administrasi dalam pengelolaan ADD tidak benar.

‘’Kalau banyak kades yang terseret hukum lantaran administrasi pengelolaan ADD, terus kita mau bawa kemana daerah Loteng ini,’’ ujarnya.

Karena itu, ia juga akan melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) bersama pihak BPMD Loteng guna menyelesaikan persoalan yang terjadi di beberapa desa yang ada di Loteng. ‘’Kita juga akan melakukan Monev ke semua desa masalah persolan ADD ini,’’ tukasnya.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published.