Naik Kapal Perang, Wagub Hadiri Expose Festival Pesona Tambora

275
Wagub NTB, H Muh Amin bersama rombongan di kapal perang KRI Karang Pilang.
Wagub NTB, H Muh Amin bersama rombongan di kapal perang KRI Karang Pilang.
Wagub NTB, H Muh Amin bersama rombongan di kapal perang KRI Karang Pilang 981.

BIMA, Lomboktoday.co.id – Wakil Gubernur NTB, H Muh Amin beserta istri, Hj Syamsiah Muh Amin menghadiri Expose Festival Pesona Tambora dengan menaiki KRI Karang Pilang 981, berlayar dari Pelabuhan Badas, Sumbawa menuju Calabai, Kabupaten Bima, Sabtu (05/3).

Wagub NTB yang didampingi bupati dan walikota se-Pulau Sumbawa, kepala SKPD terkait serta awak media berlayar mengitari Pulau Moyo dan berlabuh di Calabai. Di Calabai, Wagub dan rombongam akan meninjau pabrik gula, PT SMS dan meresmikan tradisional Dompu.

Pelayaran tersebut dalam rangka persiapan pelaksanaan Festival Pesona Tambora dan rencana peresmian Kawasan Teluk Saleh, Moyo dan Tambora (SAMOTA) sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berbasis Maritim.

Kegiatan pelayaran tersebut terselenggara atas dukungan Panglima Armada Kawasan Timur Indonesia TNI Angkatan Laut Republik Indonesia.

Dalam pertemuan di atas kapal itu, Wagub menyampaikan perjalanan pelayaran tersebut merupakan perjalanan strategis sekaligus pengalaman petualangan laut untuk melihat lebih dekat dan kasat mata potensi yang dimiliki kawasan Teluk Saleh, Moyo dan Tambora.

“Saat ini kita dapat melihat secara kasat mata potensi yang dimiliki kawasan ini. Setalah itu kita lakukan kajian mendalam karena kawasan yang menyimpan kekayaan yang melimpah. Kekayaan ini kita kelola untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Wagub saat menyampaikan arahan di hadapan Bupati Dompu, Sumbawa, KSB, Wakil Bupati Bima dan Wakil Walikota Bima.

Karena itu, Wagub meminta kerjasama dan dukungan semua pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan keterpaduan dan sinkronisasi terkait dengan maksimalisasi pengembangan kawasan tersebut.

“Kita terus berkoordinasi dan melakukan sinkronisasi, baik regulasi maupun kebijakan. Sering terjadi disharmoni, sehingga terjadi kendala yang menyebabkan kelambatan. Harus ada percepatan. Semoga ini akan membawa keberkahan untuk NTB dan seluruh kabupaten/kota di wilayah NTB,” ungkap wagub.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTB, HL Moh Faozal menyampaikan, Festival Pesona Tambora akan dimulai tanggal 11 April 2016 mendatang dan puncak pelaksanaannya akan dihelat tanggal 16 April 2016.

Menurutnya, Festival Pesona Tambora merupakan program nasional dan dibiayai olen APBN melalui Kementerian Pariwisata. Kegiatan tersebut akan berlangaung mulai dari KSB, Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima.

Adapun kegiatan dalam Festival Pesona Tambora tersebut, diantaranya;
Seminar Wisata Bahari,  Parade Budaya, Festival Mbojo, Festival Kopi Tambora, Pawai Budaya, Jelajah Merah Putih, Tambora Running 320 K dan 100 K, Sailing Tambora dan Terjun Payung.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu NTN, H Ridwansyah mengungkapkan, Kawasan Samota, khususnya Teluk Saleh merupakan Aquarium Rakasasa, yang menyimpan kekayaan dan potensi unggulan, yang kalau dinilai uang akan menghasilkan kurang lebih Rp11 triliun per tahun.

“Saat ini yang dibutuhkan adalah infrastruktur,” ungkapnya di hadapan Wagub.(ar/dra/ltd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here