Kesadaran Masyarakat Berlalu Lintas Masih Rendah

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Direktur Lalu Lintas Polda NTB, Kombes Edi Ciptianto mengaku, kesadaran masyarakat NTB dalam hal tertib berlalu lintas masih rendah. Sehingga, akibat dari tidak tertibnya berlalu lintas, menyebabkan banyak terjadi kasus laka lantas.

Padahal, berbagai sosialisasi telah dilakukan. ‘’Kita berharap peran seluruh elemen masyarakat untuk ikut melakukan sosialisasi, karena Polantas tak bisa kerja sendiri tanpa dukungan semua elemen,’’ kata Kombes Edi Ciptianto, disela-sela memantau kegiatan Operasi Simpatik Gatarin 2016 di Selong, Lombok Timur, Selasa (08/3).

Akibat tak tertib berlalu lintas, kata Edi, kasus kecelakaan lalu lintas terjadi peningkatkan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sehingga melalui Operasi Simpatik yang digelar saat ini, angka pelanggaran dapat ditekan.

‘’Kita terus berupaya menggerakkan masyarakat untuk tertib berlalu lintas di jalan raya, terutama di kawasan tertib lalu lintas (KTL). Operasi Simpati yang digelar saat ini, khusus dilakukan di jalur KTL,’’ ungkapnya.

Dalam kegiatan Operasi Simpati ini, menurut Edi, dilakukan sebagai langkah pencegahan (preentif), dengan implementasi melakukan penjagaan dan pengaturan di jalur KTL di seluruh Polres di NTB.

‘’Kita juga melakukan pendidikan lalu lintas melalui sosialiasi, sebagai langkah pendekatan polisi dengan masyarakat. Hanya saja penegakan hukum, khususnya di jalur KTL dilakukan secara selektif (kasat mata), terutama terhadap pelanggar jalur dan tak menggunakan helm pengaman,’’ ujarnya.

Selama ini, lanjutnya, yang mendominasi pelanggaran, tidak menggunakan helm pengaman. Harus diakui bila kesadaran masyarakat masih enggan menggunakan helm.(DIM)

Leave a Reply

Your email address will not be published.