Aktor Intelektual Hutan Sambalia Diciduk

POSE: Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Haris Dinzah dan tim Buser serta pasukan elit Shabara sedang berpose bersama aktor intelektual hutan Sambalia, Aq Fatin (tidak menggunakan baju dan pakai celana loreng, Red). (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)
POSE: Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Haris Dinzah dan tim Buser serta pasukan elit Shabara sedang berpose bersama aktor intelektual hutan Sambalia, Aq Fatin (yang tidak menggunakan baju dan pakai celana loreng, Red). (Foto: Syamsurrijal/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Tim buru sergap (Buser) Polres Lotim bersama Satuan Elite Shabara dan penyidik PPNS Dinas Kehutanan dan Perkebunan Lotim, berhasil menciduk aktor intelektual perambah hutan Senang Galih, Kecamatan Sambalia, Lotim, Aq Fatin (30 tahun), pada Kamis malam (10/3), sekitar pukul 20.00 Wita, di rumahnya.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Karsiman melalui Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Haris Dinzah saat dikonfirmasi membenarkan bila anggotanya berhasil menciduk aktor intelektual yang memprovokasi warga untuk menguasai lahan hutan Sambalia.

Lantaran pelaku yang menyuruh dan mengorganisir penggunaan kawasan hutan Sambalia, akibatnya sampai saat ini warga masih tetap beraktivitas di hutan tersebut. Padahal di satu sisi, kawasan hutan itu merupakan bagian dari Hutan Tanaman Industri (HTI).

‘’Kita berhasil menciduknya setelah lama kami incar, karena yang bersangkutan terus provokasi warga untuk tetap bertahan di hutan itu,’’ kata Haris.

Haris menjelaskan, dalam kasus ini, pelaku dikenakan Pasal 94 (1) huruf a jo Pasal 98 huruf a UU RI No.18 tahun 2014 tentang Pemberantasan dan Pencegahan Perusakan Hutan dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 8 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda paling sedikit Rp10 miliar dan paling besar Rp100 miliar.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *