Pelaku Pemerasan melalui Sosmed Dijerat Pasal Berlapis

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Pelaku pemerasan dan pengancaman di sosial media Facebook inisial RJ warga Kecamatan Kopang, Lombok Tengah (Loteng) terhadap 23 orang gadis yang terjadi beberapa waktu lalu, dikenakan pasal berlapis oleh aparat kepolisian dari Polres Loteng.

“Kita kenakan ancaman hukuman 10 tahun penjara dengan pasal 27 ayat (1) dan ayat (8) junto pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Selain itu juga pelaku  kita kenakan dengan Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002  pasal 76 huruf (I) junto pasal 88,” jelas Kapolres Loteng AKBP Nurodin melalui Kaur Bin Ops Polres Loteng IPDA Ery Armunanto Sabtu (19\3).

“Jadi, pelaku dikenakan pasal berlapis karena korbannya juga di bawah umur,” tambah dia.

Polisi sudah mengirim tersangka beserta barang bukti ke kejaksaan pada 17 Maret.
Dalam kasus ini polisi menggunakan empat orang saksi ahli. Mereka adalah saksi ahli bahasa, pidana, Kominfo, dan saksi ahli dari sosial media.

Motif pelaku dalam kasus ini adalah pelaku awalnya meminta uang kepada korban.

“Jika korban tidak sanggup memberikan uang, baru pelaku meminta tidur dengan korban,” ucap Kapolres.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply