Jantung Bocor, Laela Menahan Sakit Hampir Setahun

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Laela Hidayanti balita berumur 4 tahun warga Dusun Nyereyem, Kelurahan Gerunung, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) harus menahan sakit hampir satu tahun. Ini karena orangtuanya tidak mempunyai biaya untuk operasi akibat jantungnya yang bocor.
Apabila rasa sakitnya datang, kakak dari Laeli Hindayanti yang merupakan kembarannya itu hanya bisa menahan sakit dan menangis.

“Dari hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan oleh dokter pada tahun 2015 yang lalu, jantung anak saya bocor. Kemudian diberikan surat rujukan untuk dioperasi di rumah sakit di Bali. Akan tetapi saya tidak punya biaya untuk mengobati anak saya ini. Hampir satu tahun sudah anak saya sakit,” ungkap Nurbaeti, ibunda Laela ketika ditemui di rumahnya, Rabu (23/3).

Selain itu juga, alasan Nurbaeti tidak membawa anaknya untuk dioperasi karena dari pihak keluarganya juga tidak mengizinkan akibat tidak mempunyai cukup uang. Dana sebesar Rp18 juta biaya operasi di rumah sakit di Bali tidak bisa tercukupi meskipun suaminya tengah merantau jadi TKI di Malaysia. Dirinya pun hanya bisa pasrah melihat anaknya menahan sakit.

Nurbaeti berharap supaya adanya bantuan dari pemerintah untuk mengobati anaknya yang sakit. Dia ingin Laela bisa sehat dan bermain lagi seperti adiknya Laeli yang sehat dan normal.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply