Warga Dakong Pertanyakan ADD

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Puluhan warga Desa Dakong, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) mendatangi DPRD Loteng, Rabu (23/3). Aksi yang dilakukan tak lain mendesak Kepala Desa Dakong mundur dari jabatannya karena diduga tidak pernah transparan dalam mengelola Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2013-2015. Warga juga merasa kesal karena kerap kali meminta data ADD, namun pihak desa ini tidak pernah menanggapinya. Hal itu memicu kecurigaan masyarakat kepada Kepala Desa Dakong.

“Kami meminta dokumen LKPJ ADD tahun 2013-2015 namun oleh Kades Dakong tidak diperbolehkan. Sehingga kami mendugaa ada masalah yang terjadi dalam pengelolaan ADD Desa Dakong,” tegas Zarkazi, perwakilan warga Dakong.

Kepala Inspektorat Loteng, Lalu Aswatara menjelaskan, pemerintah desa tidak boleh menyembunyikan data ADD karena bertentangan dengan Undang-undang Desa Nomor 6 Tahun 2015. Jadi tidak ada alasan pihak desa untuk tidak memberikan data ADD itu kepada warganya yang meminta.

“Bukan harus tapi wajib desa itu harus memberikan data ADD desanya kepada warga yang meminta data itu karena sudah dijamin undang-undang,” ungkap Aswatara

Sekretaris BPMD Loteng Lalu Jalaludin menjelaskan, dokumen LKPJ ADD Kades Dakong sudah disampaikan kepada BPMD dan bupati hingga sudah disahkan.

“Semua laporan SPJ kepala desa sudah disampaikan ke Bagian Keuangan Kabupaten Loteng oleh kepala desa,” ungkapnya.(ROS)

Leave a Reply

Your email address will not be published.