Oknum DPRD Dituding Lakukan Pungli Dana Bansos

Ketua KNPI Lotim Taufik Hidayat menunjukkan bukti dugaan pungli yang dilakukan oknum DPRD.(foto: Dim/Lomboktoday.co.id

Ketua KNPI Lotim Taufik Hidayat menunjukkan bukti dugaan pungli yang dilakukan oknum DPRD Lotim.(foto: Dim/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Ketua KNPI Lombok Timur (Lotim) Taufik Hidayat melaporkan salah seorang anggota DPRD Lotim Daeng Ihsan ke polisi karena dinilai melakukan pungli dalam pemberian dana bansos kepada nelayan.

“Penyaluran bansos ini sarat penyimpangan,” tandas Taufik Hidayat di Polres Lotim, Senin (28/3).

Menurut Taufik, dalam penyaluran bansos tak boleh ada penarikan dengan dalih apapun, sebagaimana diatur dalam Permendagri tentang pengelolaan keuangan daerah maupun PP 58 Tahun 2005.

Tapi dalam kasus ini, Daeng Ihsan diduga memungut uang Rp250 ribu yang akan dijadikan uang pangkal ditambah Rp150 ribu per bulannya.

“Itu namanya pungli. Kalau memang betul dana yang ditarik itu ditabungkan, mana buktinya dan di bank mana dia nabung. Sekarang ini saya laporkan ke Unit Tipikor Polres,” tukas Taufik Hidayat.

Dilaporkannya kasus ini karena ada keluhan dari penerima bantuan yang disuruh mengeluarkan uang tersebut. “Hanya untuk bayar iuran, mereka justru jual mesinny,” ucapnya.

Daeng Ihsan, Anggota DPRD Lotim dari Partai Hanura yang dikonfirmasi membantah tuduhan Ketua KNPI Lotim yang melaporkan dirinya ke polisi.

“Itu bohong besar. Justru uang yang dikumpulkan tersebut digunakan membeli mesin lagi, yang digunakan oleh nelayan,” katanya

“Apa yang saya lakukan ini kesepakatan bersama,” tambahnya dan mengatakan dana bansos resmi ada pertanggungjawabannya. Bahkan bansos tersebut suddah diperiksa oleh Inspektoran dan BPK, tidak ada temuan.(DIM)

Kirim Komentar

Leave a Reply