Dibangun Kampus Politeknik Pariwisata Negeri Lombok

President And Chairman of The Boar of Directors Negara Swiss Charles Burki didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB Lalu Faozal dan Asisten I Setda Loteng M Amin langsung mengunjungi lokasi pembangunan Kampus Politeknik Pariwisata Negeri Lombok.

President And Chairman of The Boar of Directors Negara Swiss Charles Burki, Kepala Disbudpar NTB HL Moh Faozal saat mengunjungi lokasi pembangunan Kampus Politeknik Pariwisata Negeri Lombok.(foto:Ros/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Rencana Pembangunan Politeknik Pariwisata Negeri Lombok di Barat Kampus IPDN Praya, Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) akan segera dimulai tahun ini. Pembangunan kampus itu akan dibantu oleh Kedutaan Swiss.

Senin (4/4), President And Chairman of The Boar of Directors Negara Swiss Charles Burki didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB H Lalu Moh Faozal dan Asisten I Setda Loteng M Amin langsung mengunjungi lokasi pembangunan Kampus Politeknik Pariwisata Negeri Lombok.

“Pembangunan kampus Politeknik Pariwisata Negeri Lombok dipastikan akan dimulai pada tahun 2016 untuk tahap awalnya dan dibantu oleh Pemerintah Swiss. Untuk penerimaan siswa baru akan dimulai pada bulan April 2016 ini,” ungkap Kepala Disbudpar NTB HL Moh Faozal saat mengunjungi lokasi pembangunan Kampus Politeknik Pariwisata Negeri Lombok.

Sementara itu, President And Chairman of The Boar of Directors Charles Burki mengatakan, bentuk kerjasama yang dilakukan oleh Pemerintah Swiss dengan Pemerintah Indonesia dalam pembangunan Politeknik Pariwisata Negeri Lombok, yakni Pemerintah Swiss akan membantu melatih tenaga pengajar (dosen) yang berkualitas. Sehingga materinya itu akan disampaikan dalam Bahasa Inggris semua. Sedangkan Pemerintah Indonesia akan menyiapkan fasilitas kampusnya.
“Kerjasama ini dilakukan karena Pemerintah Swiss wajib membantu negara berkembang seperti Indonesia ini. Pemerintah Swiss memiliki komitmen yang tinggi dalam hal pengembangan pariwisata,” jelasnya.

Dengan adanya kerjasama ini diharapkan bisa menyerap tenaga lokal, sehingga efeknya bisa memberdayakan warga setempat khususnya di NTB. Selain itu juga, dengan adanya kampus pariwisata inilah diharapkan bisa menyerap dan membuka lapangan kerja baru.

Asisten I Setda Loteng M Amin menambahkan, pembangunan kampus ini sudah direncanakan sejak tahun 2010. Sehingga dapat direalisasikan pada tahun 2016. Luas lahan yang disediakan oleh pemerintah untuk pembangunan kampus ini adalah 23 hektare. “Pada April ini sudah bisa mulai menerima siswa baru, dan kampus sementaranya di Mataram,” ungkapnya.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply