Banyak Duit di Desa, APIP Harus Di-upgrade

Workshop Audit Investigatif bagi Auditor Inspektorat agar APIP ditingkatkan kemampuannya.(foto/dok Humas NTB)

Workshop Audit Investigatif bagi Auditor Inspektorat agar APIP ditingkatkan kemampuannya.(foto/dok Humas NTB)

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Banyaknya dana yang bergulir ke desa saat ini membuat permintaan dari kejaksaaan dan kepolisian untuk menginvestigasi pertanggungjawaban keuangan di pemerintah desa semakin meningkat. Karena itulah, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) harus ditingkatkan kemampuannya.

Penjelasan itu diucapkan Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB Bornado Hutauruk saat Workshop Audit Investigatif bagi Auditor Inspektorat di Wilayah se-Provinsi NTB, di Aula Inspektorat NTB, Mataram, Selasa (5/4).

“Workshop ini merupakan persiapan Diklat bagi APIP untuk memiliki sertifikat audit investigatif sehingga Kajati dan Kapolda NTB dapat meminta kepada Inspektorat untuk melakukan audit. Tentunya awal-awalnya BPKP akan mandampingi,” ungkapnya saat acara yang dihadiri Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi Deputi BPKP Bidang Pengawasan Investigasi Iswan Elmi, Kepala Kejaksaan Tinggi NTB Martono, Irwasada Polda NTB, Inspektur Inspektorat NTB, Kapolres Mataram, dan Kajari Mataram itu.

Di sisi lain, Deputi BPKP Bidang Pengawasan Investigasi Iswan Elmi menyampaikan bahwa jumlah auditor investigasi BPKP yang ada saat ini masih belum mamadai jika dibandingkan dengan progresivitas pihak kepolisian dan kejaksaan dalam penanganan kasus korupsi.

“Tidak ada jalan lain selain BPKP harus berusaha keras turut serta membangun kapasitas, kapabilitas, dan meningkatkan teman-teman APIP,” ungkapnya.

Karena itulah, ada imbauan dari Gubernur NTB. Kata dia, APIP harus untuk terus belajar dan menambah wawasan agar semakin berkompeten dalam melaksanakan pengawasan internal.

“Peran APIP dan workshop ini sangat penting untuk memastikan perencanaan besar oleh pemerintah pusat mengalir dan terlaksana di daerah dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan komitmen kepada BPKP bahwa Pemprov NTB membuka diri untuk terus bekerjasama dengan BPKP dalam pengembangan kapasitas aparaturnya.(ar/ltd)

Kirim Komentar

Leave a Reply