Distamben Cabut IUP Puluhan Perusahaan

M Husni

M Husni

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Dianggap tidak pernah membayar pajak, puluhan perusahaan yang bergerak di bidang mineral dan energi yang beroperasi di Nusa Tenggara Barat (NTB) dicabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) oleh Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) NTB.

“Jumlah perusahaan yang dicabut izinnya karena tidak pernah bayar pajak mencapai 30 perusahaan. Selama beroperasi dan telah mengakibatkan kerugian negara mencapai belasan miliar,” kata Kepala Distamben NTB M Husni di Mataram, Selasa (12/4).

Husni mengatakan, dari 30 perusahaan yang melakukan pengemplangan pajak tersebut, sebagian besarnya merupakan perusahaan logam dan sisanya bergerak di bidang energi.

Dijelaskan, meski IUP dari 30 perusahaan tersebut telah dicabut, bukan berarti kewajiban membayar akan hilang. Kewajiban tersebut tetap melekat sampai kapanpun, semua datanya sudah ada dan proses penagihan tetap dilakukan.

“Karena itulah, untuk memudahkan proses penagihan pajak terhadap puluhan perusahaan pengemplang pajak, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga turut serta membantu dan melakukan pengawasan,” ungkapnya.

Ditambahkan, perusahaan yang dicabut IUP-nya oleh Distamben ada dari perusahaan dalam negeri dan luar negeri.(wan)

 

Kirim Komentar

Leave a Reply