Ayo Kaum Perempuan Jangan Mau Kalah!

Ketua BKOW NTB Hj Syamsiah M Amin.(foto: dok Humas NTB)

Ketua BKOW NTB Hj Syamsiah M Amin.(foto: dok Humas NTB)

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Pemerintah Provinsi NTB memberi kesempatan sebesar-besarnya kepada semua perempuan masa kini untuk mengembangkan dirinya, sesuai potensi yang dimiliki. Tapi tetap ingat, jangan lupa pada fitrahnya perempuan sebagai ibu dari anak yang mendidik dan membesarkan generasi penerus yang berkualitas.

Hal itulah yang diungkapkan Wakil Gubernur NTB H Muh Amin pada perayaan HUT BKOW ke-48 yang dirangkai dengan Hari Kartini di Gedung Graha Bhakti Praja, Kamis (21/4/).

Dia mengungkapkan apresiasinya terhadap kemajuan yang diperoleh kaum wanita di masa sekarang ini. Meski demikian, Amin mengatakan kepada seluruh perempuan untuk terus bekerja sama mewujudkan apa yang telah dicita-citakan bersama.

“Saya harap momentum perayaan kali ini bukan sekadar seremonial, atau diperingati saja tapi diambil maknanya, hikmahnya, dan jadikan gelora di dalam jiwa kita sebagai semangat untuk terus membangun di segala bidang,” paparnya.

Ketua BKOW NTB Hj Syamsiah M Amin mengatakan kepada seluruh organisasi wanita yang telah bekerja dan berinteraksi dengan masyarakat, untuk membangun dan memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.

“Selama ini telah berupaya dengan sungguh-sungguh bekerja sama menyatukan visi dan misi, bermitra dengan SKPD sekaligus mendukung program pemerintah dan semoga di usia yang ke-48 ini kita tetap dapat berperan aktif di masyarakat,” ucapnya.

Dia menambahkan bahwa berkat perjuangan tokoh pejuang wanita seperti Kartini, sampai hari ini banyak melihat tokoh-tokoh perempuan telah mampu memegang posisi strategis baik di pusat, provinsi ataupun kabupaten/kota.

“Oleh karena itu saya selaku Ketua BKOW berharap pada ketua organisasi-organisasi wanita, jika ada perempuan-perempuan yang punya cita-cita yang tinggi, tolong didukung. Nantinya mereka yang akan bawa dan bahas suara keterwakilan kita,” katanya.(ar/ltd)

 

Kirim Komentar

Leave a Reply