NTB Jadi Pusat Produksi Makanan Halal

Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi menunjukkan peta NTB kepada para delegasi Pemerintah Kota Louhe, Provinsi Henan, Republik Rakyat Tiongkok, Senin (25/4).(foto: dok Humas NTB)
Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi menunjukkan peta NTB kepada para delegasi Pemerintah Kota Louhe, Provinsi Henan, Republik Rakyat Tiongkok, Senin (25/4).(foto: dok Humas NTB)
Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi menunjukkan peta NTB kepada para delegasi Pemerintah Kota Louhe, Provinsi Henan, Republik Rakyat Tiongkok, Senin (25/4).(foto: dok Humas NTB)

MATARAM, Lomboktoday.co.id – NTB akan menjadi pusat produksi makanan halal di Indonesia, mengingat potensi yang dimiliki NTB untuk itu cukup besar, ditambah lagi mayoritas penduduk daerah tersebut adalah muslim.

“Kita ke depan harus berusaha dan berikhtiar supaya NTB ini menjadi pemasok makanan halal untuk Indonesia. Kita perlu belajar dan membangun kerjasama, bila perlu kita ajak berinvestasi di NTB karena potensi pangsa pasarnya sangat besar,” ungkap Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi saat menerima Kunjungan Delegasi Pemerintah Kota Louhe, Provinsi Henan, Republik Rakyat Tiongkok, Senin (25/4).

Kunjungan delegasi yang dipimpin Wakil Walikota Louhe Jiang Zhi’an tersebut untuk mengundang Gubernur NTB menghadiri Festival Makanan se-Tiongkok yang dipusatkan di Kota Louhe. Selain itu, kunjungan tersebut sebagai langkah awal kemungkinan dijajakinya kerjasama antara NTB dengan Tiongkok dalam hal makanan.

Saat itu, gubernur menyampaikan kesediaannya menghadiri undangan tersebut sekaligus mempelajari potensi-potensi yang dimiliki kota tersebut, baik potensi makanan maupun kebudayaan yang dimiliki. Gubernur NTB nanti akan mengunjungi beberapa daerah potensial yang dapat dijadikan rujukan pengembangan kerjasama ke depan.

“Saya juga dukung penuh kerjasama Kota Louhe dengan Kota Mataram dan saya pastikan bahwa memang ada banyak kesamaan, termasuk juga Mataram ini kita harapkan jadi tempat tumbuhnya industri pengolahan makanan. Diharapkan juga pengalaman dan kemampuan di sana, dapat kita kembangkan di NTB,” jelas gubernur yang saat itu didampingi Kepala Biro Kerjasama dan Sumber Daya Alam Setda NTB, Muhammad Rum serta .(ar/ltd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *