Tingkatkan PAD, Lombok Barat Garap PBB

Sekretaris (DPPKD Lobar Fauzan Husniadi.(foto: hwd/Lomboktoday.co.id)

Sekretaris DPPKD Lobar Fauzan Husniadi.(foto: hrw/Lomboktoday.co.id)

LOBAR, Lomboktoday.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat (Lobar) komit untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerahnya di tahun 2016 ini. Pemkab tak ingin target pencapaian PAD tahun tak tercapai sebagaimana tahun sebelumnya. Karena itu Pemkab sudah mulai melirik Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Sekretaris Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Lobar Fauzan Husniadi di Gerung, Senin (25/4) menjelaskan, Lombok Barat tidak bisa hanya mengandalkan pemasukan dari pariwisata berupa pajak hotel dan restoran. Meski potensi besar, tetapi sektor pariwisata sangat rentan terganggu isu-isu negatif.

Karena itu, DPPKD Lobar mulai fokus untuk menggarap PBB dan BPHTB. Menurut dia, kedua item pajak tersebut bisa menjadi primadona baru dalam mendongkrak raihan PAD. Sebabnya, potensi PBB dan BPHTB seiring waktu akan semakin tinggi.

”Kalau di pariwisata, terganggu keamanan sedikit saja, bisa berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel,” katanya.

Fauzan menambahkan, PBB dan BPHTB, memiliki tidak jenuh yang kecil. Sejalan dengan pertumbuhan penduduk, kebutuhan tempat tinggal akan semakin tinggi, perubahan tersebut berimbas pada kenaikan PBB dan BPHTB. ”Banyak muncul perumahan baru di Lobar. Itu bisa menjadi potensi besar pemasukan bagi daerah. Dan ini jadi salah satu inovasi untuk mencapai target PAD,” katanya.(hrw)

Kirim Komentar

Leave a Reply