Lima Sekolah Nominator Sekolah Sehat Tingkat Nasional

Wagub NTB H Muh Amin saat menerima Tim Penilai Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2016 di Pendopo Wagub, Selasa (26/4),(foto: dok Humas NTB)

Wagub NTB H Muh Amin saat menerima Tim Penilai Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2016 di Pendopo Wagub, Selasa (26/4).(foto: dok Humas NTB)

MATARAM, Lomboktoday.co.id – “Juara itu hanya predikat, yang terpenting adalah bagaimana membentuk budaya sehat anak-anak kita, sehingga ketika besar mereka dapat berperilaku sehat dan menjaga lingkungan mereka.” Begitu ungkapan Wakil Gubernur NTB H Muh Amin saat menerima Tim Penilai Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2016 di Pendopo Wagub, Selasa (26/4).

Wagub yang didampingi Kepala Biro Kesra H Suhaimi itu menyampaikan tujuan akhir yang diharapkan atas predikat sekolah sehat adalah terbentuknya perilaku sehat siswa-siswa yang ada di sekolah, mengingat pembentukan karakter anak dapat dilakukan pada saat mereka masih pada usia sekolah.

Tim yang diketuai H Abdul Muin dari Kementerian Agama tersebut bertemu Wagub untuk meminta arahan dan motivasi terkait proses penilaian sekolah di lapangan. Tim penilai berjumlah sembilan orang. Mereka terdiri dari unsur Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan, dan Kementerian Kesehatan yang akan menilai sekolah di Nusa Tenggara Barat di semua jenjang, mulai dari SD hingga SMA.

Di NTB, terdapat lima sekolah hasil penilaian Tim Penilai Provinsi yang akan dinilai tim dari pusat, yaitu SMAN 2 Mataram untuk SMA/MA/SMK, MTsN Model Lombok Tengah untuk SMP/MTs, SDN Lombok Barat untuk SD/MI, dan TK Sandi Putra Sumbawa untuk TK/RA.

“Kami akan menilai pelaksanaan Trias UKS di sekolah-sekolah itu, yang terdiri dari pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan kehidupan sekolah sehat,” ungkap Abdul Muin saat itu.

Wagub menekankan prestasi juara harus lahir dari penilaian yang benar-benar objektif sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Bahkan, Wagub menyampaikan akan melakukan evaluasi bagi sekolah yang belum meraih prestasi terbaik.

“Sumberdaya alam ini semua tidak mungkin dikelola dengan baik tanpa dukungan sumber daya manusia, lewat dunia pendidikan. Pendidikan itu sehat dan memerlukan lingkungan yang sehat, dengan skill dan keterampilan,” ungkap Wagub selaku Ketua Pembina Tim Penilaian Sekolah Sehat Provinsi.(ar/ltd)

Kirim Komentar

Leave a Reply