Pendidikan Masih Timpang

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Kendati beberapa kali telah berganti pemerintahan dengan berbagai macam kebijakan diberlakukan dalam bidang pendidikan, tapi ketimpangan dan kebijakan diskriminatif antara masyarakat miskin dan kaya masih banyak ditemukan di tengah masyarakat.

“Beberapa kali terjadi pergantian kepala pemerintahan daerah dan pusat termasuk kebijakan yang diberlakukan belum sepenuhnya mampu menciptakan keadilan dalam dunia pendidikan, ketimpangan masih saja tetap ditemukan,” kata Koordinator lapangan Azis saat melakukan aksi demonstrasi di Kantor Gubernur NTB, memperingati Hari Pendidikan Nasional, Senin (2/5).

Aziz menjelaskan, ketimpangan bisa dilihat dengan belum terjadinya pemerataan pendidikan antara masyarakat miskin dan kaya, masyarakat perkotaan dan pedesaan, baik dari sisi fasilitas maupun anggaran.

Ia mengatakan sampai sekarang masih banyak anak nelayan, petani dan masyarakat pedalaman dan pinggiran masih berkubang dalam kemiskinan dan tidak bisa menikmati pendidikan layak

Samsul, aktivis Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) NTB mengatakan, kalaupun sekolah paling tamat sampai Sekolah Dasar (SD), setelahnya banyak anak nelayan dan petani tidak bisa melanjutkan sekolah karena terbentur biaya dan memilih membantu orang tua bekerja sebagai nelayan dan petani dan yang umur dan badannya sudah besar, paling pergi menjadi TKI ke luar negeri.

“Pendidikan gratis yang sering digembar-gemborkan pemerintah hanyalah pepesan kosong, masyarakat tetap saja dikenakan biaya dan pungutan liar ketika anaknya sudah duduk di bangku sekolah,” tukasnya.(wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *