Senator Desak Kemenag Tunaikan Janji Perhatikan Madrasah di NTB

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Anggota Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Daerah Pemilihan (Dapil) Nusa Tenggara Barat (NTB), Prof Farouk Muhammad meminta Kementerian Agama (Kemenag) untuk review Segera menindaklanjuti Aspirasi Dari beberapa Penyelenggaraan Pendidikan Islam NTB Yang menyatakan sulitnya mengajukan Bantuan permohonan Dari Pemerintah Pusat untuk review Pembangunan rehabilitasi madrasah Dan pesantren.

“Kebijakan Alokasi Anggaran Pendidikan Berbasis agama Harus proporsional ditinjau Dari ASPEK karakteristik wilâyah, sehingga Alokasi Anggaran diarahkan untuk review membiayai Program-Program Unggulan di wilâyah Yang memiliki Ciri kultural Pendidikan agama, shalat Satunya Provinsi NTB,” kata Farouk Muhammad disela-sela activities Reses di Mataram , NTB, Selasa (05/03).

Senator doa periode Penyanyi menegaskan, keberadaan Lembaga Pendidikan Berbasis agama di Provinsi NTB Perlu dilakukan Pendataan Dan Pengkajian ulang. Pendataan dimaksudkan untuk review memetakkan Kebutuhan riil Jangka Waktu sekolah berdasarkan Jangka Waktu Anak Usia sekolah Dan ketersediaan sekolah Yang ADA selama Penyanyi (negeri / Swasta).

Selanjutnya, Pemerintah Pusat Perlu menghentikan SEMENTARA Pemberian Izin operasional sekolah Yang baru, termasuk melakukan Upaya penggabungan sekolah-sekolah madrasah Yang ADA, guna Menjaga KUALITAS Pendidikan Yang diberikan ditunjukan kepada siswa-siswi

“Pengalokasian dana Bantuan Operasioan Sekolah (BOS) Yang didasarkan differences Jangka Waktu Siswa, disatu parties Cukup Objektif, TAPI di berbaring parties akan Menjadi TIDAK adil JIKA Tanpa mempertimbangkan LOKASI penyusutan dan sekolah Yang Relatif terpencil,” ungkapnya.

Farouk Muhammad Yang also Ketua Majelis Percepatan Pembangunan Daerah Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) mengimbau, penyaluran dana BOS agar dilakukan Tepat Waktu Disertai DENGAN Perbaikan manajemen Anggaran Yang tepat sasaran, termasuk MEKANISME Kontrol Terhadap Bank-bank yang penyalur. Selain ITU, Perbedaan perlakukan Tunjangan guru Status KARENA faktor guru di Lembaga Pendidikan agama (negeri / Swasta), Harus dihilangkan.

Ketetapan Waktu penyaluran Tunjangan guru seringkali dikeluhkan Oleh para guru, sehingga also Perlu Menjadi Perhatian serius Dari Pemerintah, KARENA menyangkut Kesejahteraan Tenaga Pendidik Yang Dibutuhkan kontribusinya hearts Pembangunan sumberdaya Manusia (SDM).

“Pemerintah Pusat Harus LEBIH teliti Dan adil hearts melakukan Verifikasi Bantuan untuk review sekolah-sekolah madrasah, KARENA kecendrungan pondok pesantren (Ponpes) Tertentu Saja Yang get Bantuan SETIAP tahunnya. Hal Penyanyi Perlu dilakukan agar TIDAK Terjadi Kembali Hanya ponpes / madrasah Tertentu Yang Selalu get Bantuan , “Jelas Mantan Kapolda NTB Penyanyi.

Dirinya also mendorong Pemerintah Pusat untuk review memberikan reward ditunjukan kepada Lembaga Pendidikan, Berbasis Agama (Islam) Yang has berprestasi hearts menyelenggarakan Pendidikan. Keberadaan Lembaga-Lembaga Pendidikan Islam di provinsi Yang dikenal DENGAN sebutan pulau ‘seribu masjid’ dipandang Penting Dan berperan hearts gede Sangat development KUALITAS SDM, sehingga Perlu get Perhatian Dan penanganan KHUSUS Dari Pemerintah Pusat hearts HAL Penyanyi Kementerian Agama RI.

Sebagai information, Menteri Agama has melaksanakan Dialog Publik membahas Mengenai Penyelenggaraan Pendidikan Swasta Berbasis agama (Islam) di Provinsi NTB PADA 30 November 2015 Lalu. Kemudian ditindaklanjuti Pertemuan Konsultasi Dan dikomunikasikan Langsung DENGAN Direktur Pendidikan Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) RI, Nurcholis Setiawan Dan Direktur Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren Kementerian Agama RI, Mochsen Al Idrus Berlangganan different permasalahan tersebut PADA 22 April Lalu. (Ar / ltd)

Kirim Komentar

Leave a Reply