Reses, Serap Aspirasi Warga Perbukitan

Anggota DPRD Kabupaten Loteng Majrun saat reses di Dusun Sadang Lauk, Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Loteng.(foto: Ros/Lomboktoday.co.id)

Anggota DPRD Kabupaten Loteng Majrun saat reses di Dusun Sadang Lauk, Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Loteng.(foto: Ros/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) Majrun melakukan kegiatan reses kepada masyarakat yang berada di wilayah perbukitan.

Reses kedua di tahun 2016 ini, anggota DPRD Loteng dari Partai Nasdem itu dilaksanakan di Lembaga Ma’arif Miftahul Ulum yang dihadiri oleh warga Dusun Sadang Lauk, Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Loteng, Selasa (10/5).

“Reses ini sangat penting untuk dilaksanakan untuk menyerap aspirasi yang menjadi kebutuhan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini merupakan kegiatan silaturahmi anggota DPRD dengan masyarakat,” ungkap Anggota DPRD Loteng Dapil IV Praya Barat-Praya Barat Daya, Majrun.

Tujuan reses ini adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat yang menjadi kebutuhan paling mendesak. Apa yang dihasilkan dalam reses ini, nantinya anggota DPRD akan mengawal terus apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dalam program yang akan direncanakan oleh Bappeda. Sehingga apa yang menjadi usulan masyarakat dalam reses itu bisa direalisasikan. “99 persen usulan masyarakat pada kegiatan reses itu bisa direalisasikan,” ungkapnya.

Menurut dia, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat pada masa reses kedua di tahun 2016 ini, pihaknya juga akan mencoba mengusulkan anggarannya pada APBD Perubahan. Jika tidak bisa di APBD Perubahan, akan coba dimasukkan di dalam APBD 2017.

Sebelumnya, Ustad Kabul, perwakilan dari warga mengatakan, yang menjadi kebutuhan masyarakat saat ini adalah masalah jalan lingkungan. Sebab, saat ini kondisinya masih rusak parah. Perlu adanya rabat beton guna menunjang akses perekonomian masyarakat lebih baik.

“Selain itu juga, kami inginkan supaya adanya bantuan ruangan terhadap lembaga pendidikan ini. Sehingga sarana pendidikan untuk merintis anak didik kami itu lebih baik, dan memadai,” ungkapnya.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply