Tersangkut Hukum Bahrul Fahmi Diganti

LOBAR, Lomboktoday.co.id – Rapat paripurna DPRD Kabupaten Lombok Barat dengan agenda peresmian dan pengambilan sumpah janji anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat (Lobar) Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akhirnya dilakukan. PAW anggota DPRD Lobar tersebut untuk melanjutkan sisa jabatan masa bakti 2014-2019 yang ditinggal HM Bahrul Fahmi digantikan Iskandar.

Sebagaimana diketahui Bahrul Fahmi tidak dapat melanjutkan sisa masa jabatannya karena tersangkut hukum. Peresmian anggota DPRD Lobar itu merupakan tindak lanjut pelaksanaan Keputusan Gubernur NTB No 171/620/2016 tanggal 8 Oktober 2015 tentang peresmian pemberhentian Antar Waktu Anggota DPRD Lobar Bahrul Fahmi masa jabatan 2014-2019 dan Keputusan Gubernur NTB No 171-423/2016 tgl 20 April 2016 tentang peresmian pengangkatan PAW anggota DPRD Lobar atas nama Iskandar berdasarkan rapat DPRD Lobar taggal 30 April 2016.

Ketua DPRD Lobar Hj Sumiatun saat pelantikan menyampaikan terima kasihnya kepada HM Bahrul Fahmi atas kiprah, pengabdian, dan kontribusinya di lembaga DPRD Lobar yang tidak kecil jasanya bagi kemajuan daerah Lobar.

“Dengan dilantiknya Iskandar akan mendatangkan angin segar untuk turut berperan serta membangun Lobar yang dicita-citakan untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraannya masyarakat. Pengambilan sumpah diharapkan bisa menggugah semangat dan kesadaran yang tinggi untuk mengemban tugas, amanah dan tanggungjawab yang telah diberikan oleh rakyat. Tanggungjawab yang diemban itu akan mampu diberdayakan untuk percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Lobar,” jelasnya.

Menurut Sumiatun, sejak bertugas sebagai anggota dewan bukan berjuang untuk kepentingan pribadi, golongan atau partai yang diwakilinya akan tetapi orientasi perjuangan ditekadkan untuk kesejahteraan seluruh masyarakat.

Sementara itu Bupati Lobar H Fauzan Khalid menyatakan, jika saat ini semua elemen harus menyatukan tekad untuk menghadapi berbagai tantangan dan persoalan yang dihadapi dalam upaya mewujudkan dan meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat yang tentunya diimbangi dengan dukungan dan partisipasi masyarakat dalam membangun.

Dalam telaahan bupati, tantangan terbesar saat ini di Lobar, yakni membebaskan masyarakat yang masih terbelenggu garis kemiskinan, keterbelakangan, dan berbagai persoalan yang menghambat kemampuan dan kreativitas masyarakat. Dengan ketekunan, kerjasama, dan kerja keras maka Lobar akan terus berkembang, kehidupan masyarakat akan terus sejahtera dalam kerangka kehidupan yang semakin aman dan adil.(hrw) 

Kirim Komentar

Leave a Reply