Tiga Bupati di NTB Dites Urine Mendadak

Para pejabat antre sebelum dites urine.(foto: Yan Syahroni/Humas NTB)

Para pejabat antre sebelum dites urine.(foto: Yan Syahroni/Humas NTB)

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Di saat rapat koordinasi dengan seluruh Bupati dan Walikota se NTB, Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi mendadak meminta para bupati dan pejabat yang hadir untuk dites urine.

Hal terlihat di saat berlangsungnya pembahasan mengenai langkah dan kebijakan penanganan narkoba yang berlangsung tertutup di Pendopo Gubernur NTB, belasan petugas BNN tiba-tiba datang dan langsung masuk ruangan rapat.

Wartawan yang hendak ikut  masuk tidak diizinkan. “Maaf tidak diizinkan masuk, ada tes urine dari BNN bagi bupati, walikota, dan pejabat yang hadir,” kata Juru Bicara Pemprov NTB, H Yusron Hadi di Mataram, Kamis (12/5).

Yusron mengakui bahwa tes urine bagi bupati dan walikota termasuk pejabat SKPD lingkup NTB sebelumnya memang tidak pernah diagendakan, tapi dilakukan secara mendadak atas permintaan gubernur.

Dirinya mengaku tidak mengetahui rencana gubernur melakukan tes urine bagi bupati, walikota, dan pejabat SKPD lingkup Pemprov NTB. “Dari daftar hadir yang ada, sekitar 75 peserta rapat yang akan menjalani tes urine oleh petugas BNN,” ungkapnya.

Kepala BNN NTB Sriyanto membenarkan, kalau tes urine dilakukan petugas BNN terhadap bupati, walikota, dan SKPD NTB dilakukan secara mendadak, atas permintaan Gubernur NTB. “Kita berharap dari hasil tes urine nanti  semuanya negatif,” katanya.

Pantauan Lomboktoday.co.id berdasarkan daftar hadir yang ada, dari sepuluh bupati dan walikota, hanya tiga bupati yang hadir, yaitu Bupati Lombok Barat, Bupati Lombok Utara, dan Bupati Dompu, sementara Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Bima, Kota Bima, Kota Mataram, dan Lombok Tengah diwakili wakil bupati/wakil walikota atau Sekda.(wan)

Kirim Komentar

Leave a Reply