Bimnus Akan Gelar Pelatihan Wirausaha Pariwisata

Ketua Bimnus, Annas Fitrah Akbar. (Dok/Lomboktoday.co.id)

Ketua Bimnus, Annas Fitrah Akbar. (Dok/Lomboktoday.co.id)

JAKARTA, Lomboktoday.co.id – Jika tidak ada aral melintang, Bintang Muda Nusantara (Bimnus) berencana akan menggelar kegiatan Pelatihan Wirausaha Pemuda NTB Bidang Pariwisata 2016, selama tiga hari (22-24 Juli 2016) mendatang, di Hotel Lombok Raya Mataram.

Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan pemuda, serta melatih jiwa interprenuer pemuda dalam menjalin kerjasama antar pemuda di daerah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Disamping itu, juga untuk memberikan kesempatan pemuda dalam membangun NTB melalui ekonomi kreatif dengan membangun jejaring usaha pemuda di seluruh kabupaten/kota di NTB. Terlebih lagi untuk menghadapi era persaingan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

‘’Yang lebih khususnya lagi, kegiatan ini kami gelar guna mensukseskan program kerja Bimnus yakni mencetak 1000 wirausaha muda. Dimana, dalam program tersebut kami berkomitmen untuk mencetak 75 pengusaha muda sebagai awal kegiatan dalam menjalankan program tersebut. Juga untuk merumuskan dan membuka destinasi wisata baru di Lombok dan Sumbawa. Serta menjadikan pemuda di kawasan wisata yang sadar akan betapa pentingnya bahwa lingkungan itu adalah asset tujuan wisata,’’ kata Ketua Bimnus, Annas Fitrah Akbar kepada Lomboktoday.co.id Perwakilan Jakarta, di Rawamangun Jakarta Timur, Minggu malam (15/5).

Annas begitu Annas Fitrah Akbar ini biasa disapa menjelaskan, industri pariwisata memang menjadi perhatian pemerintah saat ini, terbukti dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Setidaknya, dari 9 KEK yang telah ditetapkan pemerintah Indonesia, salah satunya adalah KEK Mandalika Lombok, NTB.

Mandalika Lombok, NTB, lanjut Annas, menjadi salah satu KEK yang harus didorong oleh pemerintah, swasta dan masyarakat. Ketika pemerintah bekerja tanpa didukung oleh masyarakat dan swasta, maka nonsen program tersebut akan berjalan sukses. ‘’Inilah yang menjadi PR (pekerjaan rumah) kita bersama,’’ ungkap Annas.

Dengan berkembang pesatnya industri pariwisata saat ini, tentu pemuda perlu mengambil peran aktif dalam pengembangan usaha di bidang wisata, yakni menjadi pengusaha muda yang berani dan memiliki daya saing tinggi sebagai pemuda yang mandiri. Artinya mandiri dan memiliki usaha sendiri. ‘’Ketika pemuda tidak memanfaatkan peluang yang ada, maka pemuda tersebut terlambat satu langkah menjadi orang sukses,’’ ujarnya.

Diakui Annas, memang kurangnya pendidikan wirausaha untuk pemuda, ini berdampak pada perkembangan usaha pemuda yang tidak terencana, terprogram dan tidak teratur dalam hal promosi dan pengembangan paket-paket wista.

‘’Itu sebabnya lembaga kami (Bimnus, Red) berpartisipasi dalam membangun sumber daya pemuda melalui pelatihan wirausaha pemuda NTB di bidang pariwisata 2016 ini,’’ jelasnya.

Adapun peserta pelatihan dari kegiatan yang bertemakan ‘Menjalin Kerjasama Pemuda Menuju Pemuda Maju, Mandiri dan Berdaya Saing, Untuk Mensukseskan 1000 Pengusaha Muda’ itu yakni para pemuda berusia 19-30 tahun yang ditargetikan sebanyak 75 orang, yang akan diseleksi dari 10 kabupaten/kota se-NTB.

‘’Kami mengharapkan peserta yang akan mengikuti kegiatan pelatihan ini adalah para pemuda yang benar-benar serius dan mempunyai komitmen tinggi untuk membuka lapangan pekerjaan baru di bidang pariwisata, sehingga mampu menyerap banyak pekerja di daerah kita,’’ tegas pria kelahiran Menggala, Lombok Utara, 18 Mei 1988 ini.

Karena narasumber yang akan melantih para peserta dalam kegiatan tersebut yakni berasal dari akademisi dan praktisi yang dipilih sesuai bidangnya seperti pelaku usaha pariwisata dari jajaran ASITA NTB dan pelaku usaha pariwisata yang sudah berpengalaman. Serta akademisi kampus pariwisata dan pemerintah yang menjadi penentu kebijakan.(ar/ltd)

1 Komentar

  1. Khairul SaniSunday, 15 May 2016 at 14:34Reply

    kerenn,, kegiatan2 seperti ini perlu dikembangkan, untuk menciptakan generasi muda yang produktif, young entrepreneur, semoga bisa menciptakan lapangan kerja baru untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menumbuhkan perekonomian NTB, kalau bisa sukses di usia muda kenapa harus nunggu usia senja..? 🙂 #semangatanakmuda #salamsukses

Leave a Reply