Dua Tahun Lombok Timur Tak Laksanakan Pilkades

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Dua tahun Pemerintah Kabupaten Lombok Timur tidak melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Dengan dimulai dari tahun 2014 dan 2015 sehingga baru dilaksanakan Pilkades serentak akhir tahun 2016.

Demikian ditegaskan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Lombok Timur H Syamsudin kepada Lomboktoday.co.id di kantornya.

“Kita dua tahun tidak melaksanakan Pilkades karena menunggu aturan pelaksanaan sesuai dengan UU Desa,” kata Syamsudin.

Dikatakannya, meski telah berakhir masa jabatannya dari para Kades tersebut sejak tahun 2014, akan tetapi tidak mengganggu aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Sebab, dari Pemerintah Daerah (Pemda) telah mengangkat dan menunjuk Penjabat Sementara (Pjs) Kades untuk menjalankan roda pemerintahan di desa.
Masa jabatan Pjs sampai adanya Kades definitif yang dipilih dalam Pilkades serentak nantinya. Selain habis masa baktinya juga ada di antara Kades yang terlibat kasus hukum sehingga akhirnya Bupati Lotim membuatkan SK pemberhentian, untuk kemudian mengangkat Pjs.

“Untuk Pilkades serentak tahun 2016 ini jumlah desa yang menyelenggarakan sebanyak 63 desa, termasuk di antara Kades yang berakhir masa jabatannya pada bulan Januari, Februari, Maret, dan April 2017, akan dimajukan pelaksanaannya,” tambah Syamsudin.

Lebih jauh dia menjelaskan mulanya jumlah desa yang akan melaksanakan Pilkades sebanyak 62 desa, akan tetapi ditemukan Kades Presak mengundurkan diri menjadi Kades karena telah diangkat menjadi PNS. Hal inilah yang mengalami penambahan satu menjadi 63 desa, bahkan tidak menutup kemungkinan akan bisa bertambah jumlah desa yang Pilkades.

“Kalau ada yang meninggal Kades atau mengundurkan diri, maka bisa diganti untuk diangkat Pjs terlebih dahulu untuk kemudian ikut Pilkades serentak,” ujar Kepala BPMPD Lotim H Syamsudin seraya mengatakan pelaksanaan Pilkades serentak 2016 ini tahap pertama.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply