Kenaikan Tarif Retribusi Pendakian Rinjani Dikeluhkan

H Kharil Anwar Mahdi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kabupaten Lombok Timur.(foto: Dim/Lomboktoday.co.id)

H Kharil Anwar Mahdi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kabupaten Lombok Timur.(foto: Dim/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id  – Kenaikan tarif retribusi untuk pendakian ke Gunung Rinjani yang dilakukan oleh pihak Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) dikeluhkan,

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kabupaten Lombok Timur H Kharil Anwar Mahdi yang dimintai komentarnya mengatakan bahwa kenaikan tarif itu wewenang pihak TNGR, bukan wewenang Pemkab.

“Pemkab hanya bisa memberi saran dan masukan saja ke pihak TNGR, seperti adanya keluhan dari para pelaku wisata, terutama berkaitan dengan kenaikan tarif retribusi tersebut,” ungkapnya, Rabu (18/5).

Apalagi, menurut Khairil, pelayanan belum diberikan secara maksimal jika dilihat dari banyak aspek. “Masalah ini kerap kita sampaikan.

Jangan hanya cari untung saja, tetapi perlu melakukan pembenahan. Selama ini juga tak pernah ada retribusi yang diterima daerah,” pungkasnya.(DIM)

Kirim Komentar

Leave a Reply