PNS Lombok Barat Wajib Kenakan Tenun Gumise

Kain tenun Gumise.(foto: istimewa)

Kain tenun Gumise.(foto: istimewa)

LOBAR, Lomboktoday.co.id – Mulai tahun depan seluruh PNS Lombok Barat harus menggunakan pakaian berupa kain tenun Gumise saat berkantor sebagai bentuk promosi karya putra daerah. Gumise adalah salah satu kampung di Kecamatan Gerung yang berada di atas bukit. Kampung Gumise terkenal sebagai kampung penghasil kain tenun khas yang sudah dikenal luas.

”Bahkan bupati punya gagasan seluruh PNS harus mengenakan kain tenun produksi Gumise. Targetkan tahun depan sudah pakai tenun Gumise bagi PNS se Lobar,” ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lombok Barat H Joko Wiratno mengutip arahan Bupati Fauzan Khalid.

Selain itu, Diskop UKM Lobar telah meminta para perajin di Gumise untuk membuat kain tenun sepanjang 8 ribu potong, sebab jumlah pegawai Lombok Barat mencapai 8 ribu lebih. Pasalnya, produksi harus dicicil sebab jumlah perajin sedikit dan tidak sebanding dengan jumlah pesanan. Minimal dalam sebulan bisa menghasilkan 120 meter. Masing-masing pegawai membutuhkan kain sepanjang 2,5 meter untuk pakaian atas saja.

Produksi dari Gumise saja tak cukup. Karena itu pihaknya juga akan menghubungi para perajin di Kebon Ayu, Kecamatan Gerung, Babussalam, Kecamatan Gerung, Kuripan, Kecamatan Kuripan dan lain-lain. “Mereka sudah mulai bekerja,” ungkapnya.

Jika seluruh pegawai Pemkab sudah memakai kain tenun khas Lombok Barat, baru dinas menyasar sekolah yakni pakaian siswa-siswi. Ini sebagai bentuk dukungan terhadap para perajin. Ini juga langkah memproteksi pasar lokal mereka di tengah persaingan yang ketat. “Ini adalah gerakan pemberdayaan dan mencintai produk lokal,” jelasnya.

Gerakan semacam ini tentu akan meningkatkan produksi lokal. Apabila gerakan ini sukses maka para perajin akan lebih sejahtera sehingga dapat mengurangi pengangguran.(hrw)

Kirim Komentar

Leave a Reply