Penyandang Disabilitas Minta Keadilan

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Puluhan penyandang disabilitas yang tergabung dalam Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Lombok Tengah mendatangi DPRD Lombok Tengah, Senin (23/5).

Aksi itu tak lain untuk mendesak pemerintah dan DPRD Kabupaten Lombok Tengah supaya mereka lebih diperhatikan dalam hal anggaran. Pasalnya, selama ini bantuan yang diberikan kepada penyandang disabilitas masihlah minim.

“Selama ini memang ada bantuan yang diberikan kepada penyandang disabilitas. Akan tetapi bantuan itu belum maksimal. Kami butuh perhatian khususnya lintas sektoral yang belum ada,” tandas Ketua PPDI Lombok Tengah Lalu Ahmad Fatoni.

Menurut dia, jumlah anggaran yang diberikan oleh pemerintah kepada Dinas Sosial untuk Penyandang Masalan Kesejahteraan Sosial (PMKS) sebesar Rp60 juta untuk 23 item. Disabilitas masuk di antaranya. Di satu sisi jumlah penyandang disabilitas di Lombok Tengah mencapai 4.000 jiwa.

“Bisa dihitung bantuan yang didapatkan para penyandang disabilitas ini sangatlah minim,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya berharap apa yang menjadi kebutuhan para penyandang disabilitas paling tidak bisa diberikan perhatian yang lebih maksimal. “DPRD merupakan ujung tombak aspirasi kami,” ujarnya.

Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Lombok Tengah Sri menambahkan, dari semua penyandang disabilitas di Lombok Tengah hampir 80 persen belum memiliki jaminan kesehatan, hal ini karena keterbatas ekonomi untuk pembayaran tiap bulanya. Di satu sisi banyak non disabilitas yang mendapatkan Kartu BPJS. “Kenapa penyandang disabilitas ini tidak diberikan jaminan kesehatan,” tukasnya.

Kepala Dinas Sosial Lombok Tengah Moh Nazili mengatakan, persoalan disabiltas ini tidak akan pernah selesai dan ini menjadi tanggung jawab bersama. Menurut dia, Dinas Sosial sudah banyak melakukan program bantuan terkait dengan masalah disabilitas, tapi memang masih belum maksimal.

“APBD kita masih belum bisa menyentuh semuanya. Sehingga bantuan itu kita berikan secara bertahap sesuai anggaran yang ada,” ucap Nazili.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Lombok Tengah Muh Nasib mengakui beberapa hal yang disampaikan masalah minimnya anggaran yang diberikan terhadap penyandang disabilitas. “Apa yang disampaikan itu, kita akan diskusikan dengan pihak dinas terkait. Dan kita akan coba perjuangkan,” demikian Muh Nasib.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply