Rumah Warga di Kawasan HTI Lendang Tengak Tetap Dibongkar

 Rumah warga di Lendang Tengak, Desa Senanggalih, Kecamatan Sambelia yang dirobohkan.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)


Rumah warga di Lendang Tengak, Desa Senanggalih, Kecamatan Sambelia yang dirobohkan.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Kendati warga Lendang Tengak, Desa Senanggalih, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur bersama aktivitis dan LSM terus melakukan aksi penolakan penertiban dan penggusuran rumah warga, tetapi pihak PT Sadhana Arifnusa bersama aparat terus membongkar rumah warga yang masih berdiri di kawasan hutan Sambelia yang menjadi lokasi program Hutan Tanaman Industri (HTI).

“Meski kami tetap menolak adanya penertiban sampai turun ke jalan, namun pihak PT Sadhana bersama aparat terus melakukan penertiban rumah milik warga yang masih berdiri,” ungkap salah seorang warga Lendang Tengak, Abah Wahid kepada Lomboktoday.co.id.

Dikatakan Abah Wahid, saat dirinya melakukan aksi kemarin di Selong, meminta keadilan kepada Bupati Lombok Timur, justru yang ada malah pihak PT Sadhana melakukan aksi penertiban terhadap rumah warga yang masih berdiri. Hal ini sangat disayangkan. Sebab, warga tengah berupaya agar tetap diberi hak pengelolaan kawasan hutan tersebut.

“Bagaimana kami akan bisa tenang. Perusahaan terus melakukan penertiban bersama aparat,” keluh Abah Wahid seraya menegaskan kembali bahwa dirinya menuntut janji Pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang pro rakyat.

Terpisah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) Lotim Sudirman mengatakan kalau penertiban rumah warga sudah selesai dilakukan. Sedangkan warga yang ingin bertahan di lokasi tersebut, tidak bisa karena sudah ada aturannya.

“Kita sudah memberikan peluang untuk melakukan mitra dengan perusahaan. Tapi, warga menginginkan tetap tinggal yang tentunya akan menjadi hak milik nantinya dan itu tidak boleh,” terang Sudirman.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply