Ratusan Warga Obrak Abrik Lokasi Pembangunan Masjid As Sunnah

Warga melakukan perusakan di lokasi bangunan Masjid As Sunnah Suela karena menolak adanya pembangunan tersebut.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)

Warga melakukan perusakan di lokasi bangunan Masjid As Sunnah Suela karena menolak adanya pembangunan tersebut.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Ratusan warga di empat dusun di wilayah Desa Suela, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur mengobrak abrik semua bahan bangunan masjid Masjid As Sunnah di Dusun Kopong, Desa Suela seperti semen, besi, dan lainnya, Kamis (26/5).

Besi beton yang sudah dibuat cakar ayam dirusak untuk kemudian dicabut oleh warga dan dibuang sembarangan. Tidak itu saja besi dan semen juga dibawa oleh warga menggunakan truk. Lalu setelah itu diamankan di kantor camat.

Hasil pantauan Lomboktoday.co.id di lokasi terlihat massa terus memberingas dan membabi buta melakukan perusakan sedangkan aparat kepolisian dari Sektor Suela yang mengawal jalannya aksi tersebut, tidak bisa berbuat apa-apa karena jumlah warga dengan aparat tidak sebanding.

Meski aparat telah berusaha melarang warga untuk tidak melakukan perusakan. Tapi, tidak berhasil. Justru, warga terus melakukan perusakan. Namun baru aksi selesai dilakukan setelah semua bahan bangunan yang sudah terpasang dirusak oleh warga.

“Yang jelas kami selaku warga menolak pembangunan Masjid As Sunnah, apalagi pembangunannya belum memperoleh izin dari desa,” teriak warga sambil melakukan perusakan pembangunan masjid As Sunnah.

Sementara akibat kejadian tersebut, para tukang yang sudah mulai bekerja di lokasi pembangunan masjid terpaksa menghentikan aktivitasnya karena takut dengan aksi yang dilakukan warga.

Dari jamaah As Sunnah menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh warga yang tidak senang dengan kegiatan jamaah As Sunnah, terutama dalam membangun masjid ini.

“Kami sangat menyayangkan kejadian tersebut, kenapa kami yang niatnya membangun tempat ibadah justru ditolak dan dirusak oleh warga,” tegas jamaah As Sunnah, A Fathurrahman seraya mengatakan saat kejadian jamaah yang laki-laki tidak berada di tempat karena sedang ada rapat di Selong.

Kapolres Lombok Timur AKBP Karsiman Sik melalui Kapolsek Suela Iptu I Nyoman Dawek saat dikonfirmasi membenarkan mengenai aksi tersebut. Beruntung tidak sampai ada korban karena anggotanya cepat melakukan tindakan dengan melarang warga untuk terus merusak. Begitu juga mengenai bahan bangunan yang dikira diambil oleh warga tidak ada karena sudah diamankan di Kantor Camat Suela.

“Saya saat kejadian sedang dalam perjalanan untuk mengikuti mediasi masalah ini ke Bakesbangpoldagri sehingga saya langsung balik setelah ditelepon sama anggota,” ujar Dawek seraya menegaskan kembali situasi di lokasi sudah kondusif.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply