Program Cetak Sawah Baru di Lombok Timur Tak Ideal

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kustanto Widiatmoko.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kustanto Widiatmoko.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Kabupaten Lombok Timur belum ideal untuk program cetak sawah baru. Pasalnya, sumber air di sana sangat terbatas. Padahal, salah satu persyaratan untuk menjadi lokasi program cetak sawah baru adalah airnya harus ada.

Demikian ditegaskan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kustanto Widiatmoko kepada wartawan sesuai membuka program cetak sawah baru di Desa Rempung, Kecamatan Pringgasela, Jumat (28/5).

“Kalau mengacu pada persyaratan yang ada lokasi cetak sawah baru itu harus ada airnya, sedangkan kalau melihat di Lombok Timur lokasinya jauh dari air sehingga Lotim belum ideal untuk program ini,” kata Widiatmoko.

Dikatakannya untuk menanggulangi hal tersebut, salah satu upaya adalah lokasi cetak sawah baru yang jauh dari sumber air adalah dengan membantu menggunakan pompa air yang dimiliki TNI. Hal ini hanya tujuan sementara sebelum sarana irigasi ada. “Karena kalau tidak maka sudah barang tentu lahan cetak sawah baru yang sudah dibuat akan kembali kondisinya seperti biasa. Gersang dan akan tumbuh tanaman ilalang,” ujarnya.

Sementara untuk Lombok Timur program ini sudah direncanakan pada tahun 2012 lalu. Jatah program cetak sawah ini luasnya 1.000 hektare. Ada yang dikerjakan oleh Kodam dan Kodim 1615 Lombok Timur.

“Adanya program ini hendaknya bisa memberikan manfaat kepada masyarakat, untuk meningkatkan produksi hasil panen padi menuju swasembada beras sesuai dengan program pemerintah,” tegas Pangdam IX Kodam Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply