Jamaah As Sunnah Suela Tempuh Jalur Hukum

Lokasi pembangunan Masjid As Sunnah yang dirusak oleh warga Suela yang menolak pembangunan tersebut.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)

Lokasi pembangunan Masjid As Sunnah yang dirusak oleh warga Suela yang menolak pembangunan tersebut.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Buntut kasus perusakan oleh ratusan warga yang menolak pembangunan masjid, panitia pembangunan Masjid As Sunnah Arrahman di Dusun Kopong, Desa Suela, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur akan menempuh jalur.

Namun begitu, sebelum melakukan upaya itu, panitia akan melakukan pertemuan dengan pengurus panitia pembangunan yang ada, termasuk juga dengan pengurus As Sunnah Pulau Lombok yang bermarkas di Bagek Nyake.

“Sebelum kami menempuh jalur hukum, kami akan rapatkan terlebih dahulu,” tegas salah seorang anggota panitia pembangunan Masjid As Sunnah Arrahman Suela, Ramli Ahmad kepada Lomboktoday.co.id.

Pihaknya juga sudah melaporkan kasus ini ke pengurus As Sunnah karena perbuatan yang dilakukan warga sudah masuk ranah pidana hukum.

Bahkan pengurus As Sunnah sangat menyayangkan kasus yang dilakukan warga tersebut karena tujuan untuk membangun tempat ibadah untuk lebih nyaman jamaahnya melaksanakan ibadah.

“Kami tidak pernah mengganggu siapapun, sehingga kami minta kepada masyarakat berikan kami jalan untuk membangun masjid tersebut sampai jadi untuk kepentingan kami beribadah,” tandas Ramli seraya mengatakan untuk sementara aktivitas pembangunan dihentikan sesuai dengan kesepakatan di Bakesbangpoldagri Lombok Timur.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply