Pemkab Lombok Timur Diminta Cabut Plang PT Temada di Tampah Bole

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur diminta untuk segera bersikap tegas terhadap pemasangan plang yang dilakukan oleh PT Temada di lahan Tampah Bole Wilayah Pantai Kaliantan karena lokasi itu merupakan tanah ulayat atau adat.

“Apapun alasannya Pemkab Lotim harus segera mencabut plang tersebut karena lahan itu pada zaman bupati sebelumnya telah ditetapkan sebagai tanah ulayat, termasuk patok yang dipasang perusahaan,” tandas tokoh masyarakat wilayah selatan Lalu Mukarrob kepada Lomboktoday.co.id.

Dirinya melihat kalau perusahaan tersebut hanya membuat sensasi dengan melakukan pemasangan plang di Tampah Bole yang selama ini dijadikan masyarakat sebagai lokasi Bau Nyale setiap tahunnya.

“Pemkab Lotim harus bersikap tegas terhadap masalah pemasangan plang perusahaan di Tampah Bole karena kalau tidak tentunya cara seperti ini akan menimbulkan masalah baru bagi masyarakat,” terang Mukarrob yang juga Ketua Konsorsium Pendayagunaan Reforma Agraria NTB.

Sementara pada pemberitaan sebelumnya Camat Jerowaru Lalu Zulkifli saat dikonfirmasi membenarkan kalau PT Temada memasang plang di kawasan Pantai Kaliantan karena yang bersangkutan sudah mengantongi kepemilikan resmi berupa sertifikat yang telah dikeluarkan oleh BPN.

“PT Temada itu berani memasang plang karena ada kepemilikan yang sah,” terang Zulkifli.

Sedangkan masalah lahan milik PT Temada yang diklaim oleh warga mengenai statusnya sebagai tanah ulayat atau adat, dirinya tidak mengenai secara pasti masalah itu, terutama siapa yang menetapkan dan tahun berapa ditetapkan. Sebab,

selama ini dirinya tidak pernah mendengar mengenai status lahan itu adalah tanah ulayat, apalagi sebelum perusahaan pasang plang, lahan itu tidak terurus sama sekali, hanya digunakan setiap tahunnya untuk kegiatan Festival Bau Nyale.

“Kita berikan kesempatan kepada perusahan ini untuk berbuat bagi kemajuan Lotim di bidang pariwisata, terutama yang serius,” ujarnya.

Pihak PT Temada hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi mengenai masalah ini.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply