Bocah 10 Tahun Disodomi

LOTIM, Lomboktoday.co.id  –  Kasus pelecehan seksual kembali terjadi di wilayah hukum Polres Lombok Timur. Yang jadi korban adalah anak di bawah umur, sebut saja Ys (10) warga Desa Lenek Kali Bambang, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur.

Ia disodomi oleh Limah alias BT (25) tetangganya. Ys disodomi pelaku di tengah kebun jagung pada Kamis (26/5). Kini kasusnya dalam penanganan Polres Lombok Timur.

Kapolres Lombok Timur melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) AKP Wendy Oktadiansyah SIK yang dikonfirmasi membenarkan adanya kasus sodomi dengan korban anak di bawah umur. “Pelaku sudah kita amankan,” ungkapnya kepada wartawan, Ahad (29/5).

Dia menceritakan bahwa kasus sodomi tersebut berawal dari ajakan pelaku terhadap korban dan rekannya untuk mencari kepiting di salah satu sungai yang tak jauh dari rumah korban dan pelaku.

Sebelum menjalankan aksi bejatnya, pelaku sempat mengajak korban dan temannya membakar ubi di dalam gubuk di tengah sawah milik warga setempat.

Tak dinyana, di saat menunggu bakar ubi matang, kedua rekan korban tertidur pulas di dalam gubuk, sementara korban masih terjaga bersama pelaku. “Saat itulah pelaku mengajak korban ke tengah kebun dengan alasan mencari jagung,” paparnya.

Melihat suasana sepi, pelaku langsung menjalankan aksinya, dengan cara membuka celana korban, dan melakukan aksi sodomi terhadap korban. “Sebelumnya pelaku sempat mengiming-imingi uang,” jelasnya.

Pelaku tak menyangka kalau perbuatannya akan ketahuan. Sebab, saat sampai di rumah, korban langsung menceritakan apa yang dialami di tengah kebun tersebut kepada keluarganya.

Pihak keluarga korban mendengar cerita tersebut, langsung melaporkan kasusnya ke Polsek Aikmel. “Begitu dapat laporan, anggota (polisi) bergerak, dan berhasil mengamankan pelaku,” terangnya.

Dalam kasus ini, pelaku dijerat pasal 292 tentang Pencabulan dan Undang-undang Perlindungan Anak (PPA) Pasal 80 dengan hukuman penjara maksimal 15 tahun. “Kasus ini sedang kita kembangkan, apakah ada korban lain atau tidak,” pungkasnya.(DIM)

Kirim Komentar

Leave a Reply