Konflik Jamaah As Sunnah vs Masyarakat Suela Harus Disudahi

 

 Sekda Lotim H Rahman Farly bersama Kajari Selong, Ketua Pengadilan Negeri Selong, dan Kabinda NTB sedang memberikan arahan dalam mediasi antara jamaah As Sunnah dengan warga Suela.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)


Sekda Lotim H Rahman Farly bersama Kajari Selong, Ketua Pengadilan Negeri Selong, dan Kabinda NTB sedang memberikan arahan dalam mediasi antara jamaah As Sunnah dengan warga Suela.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur H Rahman Farly meminta kepada jamaah As Sunnah dengan masyarakat Desa Suela, Kecamatan Suela untuk menghentikan konflik yang terjadi di antara keduanya. Karena akibatnya merugikan semua masyarakat itu sendiri nantinya.

“Kami minta kedua belah pihak segera menghentikan konflik karena itu tidak baik untuk masyarakat,” tegas Rahman Farly di aula Badan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Lombok Timur, Selasa (31/5).

Dia meminta agar jamaah As Sunnah dengan masyarakat Suela membangun silaturahmi yang kuat sehingga terjadi kedamaian dan kenyamanan dalam menjalankan ibadah dengan menghilangkan segala macam perbedaan yang ada.

“Karena kalian adalah satu yakni sama-sama umat Islam,” ujarnya.

Dirinya meminta kepada jamaah As Sunnah dan warga Suela hendaknya untuk tidak saling serang, hanya karena gara-gara masalah sepele. Sebab, kalau ada di antara mereka yang melakukan pelanggaran hukum akibat apa yang mereka lakukan akan diproses hukum.

“Mari bangun silaturahmi. Jangan melakukan tindakan-tindakan yang tidak pantas, apalagi saling bermusuhan di antara sesama muslim. Kami minta kedua belah pihak jangan menggunakan emosi atau ego untuk menyelesaikan masalah karena kalau itu digunakan akan membuat masalah semakin besar,” imbuhnya.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply