NTB Tolak Bawang Impor

Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi.(foto: dok Humas NTB)

Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi.(foto: dok Humas NTB)

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Adanya rencana pemerintah pusat melakukan impor bawang untuk mencukupi kebutuhan bawang dalam negeri selama puasa Ramadhan ditolak pemerintah daerah Nusa Tenggara Barat (NTB). Pasalnya, NTB merupakan salah satu daerah penghasil bawang terbesar di Indonesia.

“Kalau pemerintah mau melakukan impor bawang dari luar untuk mencukupi kebutuhan masyarakat daerah lain di Indonesia, silakan saja, tidak jadi persoalan, asalkan jangan masuk NTB karena NTB daerah penghasil bawang,” tandas Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi di Mataram, Rabu (1/6).

Menurut dia, kalau sampai bawang impor masuk NTB akan ditolak karena akan merusak harga bawang dihasilkan petani. Selain itu, kalaupun pemerintah membuka keran impor, harus disesuaikan dengan stok yang ada di dalam negeri.

Ia mengingatkan supaya kuota bawang impor tidak sampai melebihi kuota dalam negeri karena jelas akan berdampak terhadap harga bawang dalam negeri yang sudah dihasilkan petani secara keseluruhan di Indonesia.

“Kalau masalah impor sebenarnya kita tidak ada urusannya karena merupakan kewenangan pemerintah pusat, Hanya saja kalau kemudian bawang diimpor berlebihan dan menyebabkan harga bawang petani anjlok, itu yang kita lawan dan tentang,” tandas Zainul Majdi.(wan)

Kirim Komentar

Leave a Reply