Karena Ini Wakil Ketua DPRD Lombok Timur Mangkir dari Panggilan Jaksa

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Selong Iwan Gustiawan.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Selong Iwan Gustiawan.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur dari Partai Amanat Nasional (PAN) H Ridwan Bajry mangkir dari panggilan dan pemeriksaan Kejaksaan Negeri Selong. Kejaksaan telah melayangkan surat panggilan yang pertama kepada Ridwan Bajry untuk diminta keterangannya menyangkut kasus pembangunan SDN 7 Terara.

Demikian ditegaskan Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Selong Iwan Gustiawan kepada Lomboktoday.co.id.

“Memang pada hari Rabu saat dilakukan pemeriksaan anggota DPRD Lotim itu tidak datang karena beralasan sakit,” terang Iwan seraya mengatakan bahwa kejaksaan akan menjadwalkan untuk pemanggilan yang kedua kalinya.

Iwan mengatakan selain anggota dewan itu yang dipanggil, pada hari yang sama juga kejaksaan juga melakukan pemanggilan terhadap Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Lombok Timur Mahsin dalam kasus yang sama. Akan tetapi dirinya belum mengetahui dan menerima laporan dari anak buahnya, apakah yang bersangkutan hadir ataukah tidak.

Namun begitu yang hadir untuk diperiksa adalah Kabid Dikdas Dikpora Lombok Timur M Zaini dan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Lombok Timur Afkaharudin juga sudah dipanggil dan diperiksa.

Kejaksaan juga memanggil Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (PPKA) Lombok Timur Hj Bq Miftahul Wasly. Namun, yang bersangkutan berhalangan hadir karena ada kegiatan penting yang harus dihadiri sehingga tidak bisa memenuhi panggilan jaksa.

“Kalau Kadis PPKA Lotim sudah memberikan permakluman kepada kami mengenai ketidakhadiran beliau, sehingga akan kami jadwalkan ulang,” terang Kasi Pidsus Iwan Gustiawan seraya menjelaskan bahwa pihaknya sudah memeriksa sekitar delapan orang pejabat maupun staf mengenai masalah ini.

Wakil Ketua DPRD Lombok Timur H Ridwan Bajry saat berusaha dikonfirmasi mengenai masalah ini tidak berada gedung DPRD. Menurut stafnya yang bersangkutan belum datang.

“Bapak belum datang, silakan ditelepon saja,” kata stafnya yang enggan dikorankan namanya.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply