Kejaksaan Kebut Kasus Sertifikat Bodong dan SDN 7 Terara

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Selong Iwan Gustiawan.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Selong Iwan Gustiawan.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Kejaksaan Negeri Selong mengebut dua kasus yang menjadi atensi. Yaitu, kasus sertifikat bodong di kawasan hutan Sekaroh, Kecamatan Jerowaru dan pembangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 7 Terara, Kecamatan Terara, Lombok Timur.

“Dua kasus ini menjadi prioritas yang harus segera tuntas, tanpa mengesampingkan kasus yang lainnya,” ucap Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Selong, Iwan Gustiawan kepada Lomboktoday.co.id.

Kedua kasus tersebut ditargetkan bisa rampung pada bulan ini. Karena itulah, kejaksaan terus bekerja untuk bisa mencapai target yang telah ada dalam jadwal tersebut.

Langkahnya adalah dengan mengumpulkan barang bukti dan melakukan pemanggilan untuk diminta keterangan terhadap kasus yang ditangani saat ini. Keterangan dan hasil pemeriksaan ini nantinya untuk menjadi dasar kuat untuk meningkatkan status dari kasus tersebut.

“Yang jelas kalau sudah rampung, kami akan bisa melakukan penetapan tersangka nantinya, baik dalam kasus sertifikat Sekaroh maupun SDN 7 Terara, kalau sudah kami kantongi dua alat bukti yang sah,” kata Iwan Gustiwan.

Lebih jauh Kasi Pidsus menambahkan dalam kasus yang ditangani ini pihaknya mengaku profesional, tidak ada kepentingan lain di dalamnya, melainkan melakukan penegakan hukum sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

“Siapa yang salah dan terbukti melakukan tindak pidana, kami akan proses sesuai aturan yang ada,” tambah Iwan.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply