300 Pebalap Jajal Sirkuit Bandara

Ketua KONI NTB Andy Hadianto, Ketua IMI NTB M Nur Haedin, GM Angkasa Pura I LIA Gusti Nugrah Ardita, dan para pebalap berpose bersama di Kejuaraan Drag Bike.(foto: Ros/Lomboktoday.co.id)

Ketua KONI NTB Andy Hadianto, Ketua IMI NTB M Nur Haedin, GM Angkasa Pura I LIA Gusti Nugrah Ardita, dan para pebalap berpose bersama di Kejuaraan Drag Bike.(foto: Ros/Lomboktoday.co.id)

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Langkah awal menyosialisasikan pembangunan sirkuit motocross di areal Bandara Lombok International Airport (LIA), sedikitnya 300-an pebalap menjajal sirkuit baru tersebut.

Angkasa Pura I yang bekerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB menggelar Kejuaraan Provinsi IMI NTB-PT Angkasa Pura I.  Kejuaraan Drag Bike itu dilangsungkan selama 2 hari Sabtu (4/6) dan Minggu (5/6).

Sebanyak 300 orang pebalap itu berasal dari 10 kabupaten/kota di NTB dan para pebalap dari Pulau Jawa.

Kejuaraan Drag Bike yang digelar ini sebagai bentuk bahan evaluasi. Bahkan, rencananya, Angkasa Pura I juga berencana membangun sirkuit sepeda dan sirkuit balap mobil.

“Hasil kegiatan hari ini akan kita evaluasi untuk rencana selanjutnya,” ujar General Manager PT Angkasa Pura I LIA I Gusti Ngurah Ardita.

Di sisi lain, saat ini PT Angkasa Pura I Lombok International Airport (LIA) Lombok Tengah mulai membangun sirkuit motocross di selatan area bandara. Pembangunan sirkuit yang mengusung konsep sport tourism itu merupakan terobosan dari General Manager PT Angkasa Pura I LIA I Gusti Ngurah Ardita sebagai bentuk komitmen untuk mendukung kemajuan pariwisata di khususnya di Lombok.

Gusti Ngurah Ardita mengatakan, tahun ini merupakan kebangkitan pariwisata di Lombok. “Sehingga kami dari PT Angkasa Pura I LIA mulai mem-branding Lombok mulai dari sport tourism dengan membangun sirkuit motocross di kawasan bandara. Sirkuit yang dibangun ini sesuai standar nasional,” ujarnya.

Pihaknya berharap kepada semua masyarakat dan pemerintah daerah untuk sama-sama mendukung pembangunan sirkuit motocross dengan konsep sport tourism dalam ikhtiar meningkatkan kemajuan pariwisata di Lombok ini.

“Kita berada di kawasan bandara, maka harus kita jaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban serta kebersihan,” katanya.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply