Asyiknya Beternak Ayam Kampung

Seorang pekerja sedang memberi makan ayam-ayam kampung di Dusun Penimbung, Desa Penimbung, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.(foto: hrw/Lomboktoday.co.id)

Seorang pekerja sedang memberi makan ayam-ayam kampung di Dusun Penimbung, Desa Penimbung, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.(foto: hrw/Lomboktoday.co.id)

LOBAR, Lomboktoday.co.id – Beternak ayam kampung butuh perawatan ekstra. Sebab, ayam jenis ini sangat rawan stres. Perawatannya, vaksin harus rutin. Suhu kandang pun harus dijaga dan diatur sebaik mungkin.

“Dalam beternak ayam kampung ini sebenarnya tidak sulit. Namun, perlu diperhatikan perawatan dan pengobatannya saja. Kalau pakannya hanya jagung dan dedak,” kata Sudirman, salah seorang peternak ayam petelur yang juga Ketua Kelompok Ternak Tetu Mele di Dusun Penimbung, Desa Penimbung, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (7/6).

Menurut Sudirman, saat ini ayam kampung peliharaannya sedang dalam masa bertelur. Ada sekitar 600 ekor ayam yang tengah dikembangkan.

”Kami sekarang coba kembangkan pembibitan. Tahun lalu, kami hanya jual untuk konsumsi saja,” kata dia.

Menyikapi usaha ternak masyarakat tidak terkecuali bagi Kelompok Tetu Mele, Penimbung Barat, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan (Dispertanakbun) Lombok Barat Bachtiar mengakui pernah memantau perkembangan ternak Ayam Kampung Indonesia (AKI). Bahkan ia tidak sekadar melihat dari luar, namun ikut masuk mengecek ratusan ayam di kandang. Pengecekan itu didampingi langsung Ketua Kelompok Ternak Tetu Mele, Sudirman.

Bachtiar menjelaskan, ayam ternak tersebut merupakan bantuan yang disalurkan tahun lalu. Pihaknya memberikan bantuan bibit ayam kampung sebanyak 1.250 ekor per kelompok. Kelompok ternak dibantu pula dengan pakan dan obat-obatan.

”Kelompok ternak hanya sediakan kandang. Pakannya kami subsidi selama empat bulan,” kata Bachtiar.

Bachtiar bahkan memuji pengembangan ternak ayam milik Sudirman. Sebab, ada beberapa kelompok ternak yang diberikan bibit ayam gagal mengembangkan.

”Ini salah satu yang berhasil. Saat ini, ayam ternaknya sedang dalam tahap bertelur,” akunya.

Dikatakan Bachtiar saat ini ada sepuluh kelompok ternak yang fokus pada pembibitan ayam. Yakni di Kuripan, Embung Pas, Gapuk, dan Dopang. Sementara, populasi ayam kampung di Lombok Barat tiap tahunnya mencapai 100 ribu lebih.

”Kami hanya menyediakan bibit, pakan, dan obat-obatan. Tiap tahun kami bantu. Tahun lalu hanya dua kelompok saja, termasuk kelompok miliknya Sudirman,” aku Bachtiar.(hrw)

Kirim Komentar

Leave a Reply