Pol PP Hentikan Pembangunan Rumah Susun Nelayan Kemenpera-PU

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Lombok Timur Salmun Rachman,(foto: SR/Lomboktoday.co.id)

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Lombok Timur Salmun Rachman.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menghentikan proyek pembangunan rumah susun nelayan dari Kementerian Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum (Kemenpera-PU). Alasannya, belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Lokasi proyek rumah susun nelayan yang dibangun di dekat dermaga PTNNT itu nilai anggarannya mencapai Rp20 miliar. Sedangkan leading sektornya adalah Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Lombok Timur yang dikerjakan oleh PT Brantas.

“Kami lakukan penghentian proyek pembangunan rumah susun bagi nelayan tersebut karena tidak ada IMB-nya. Itu merupakan keharusan,” tandas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Lombok Timur Salmun Rachman.

Menurut Salmun, pihaknya sempat menelepon DKP Lombok Tmur, namun tidak mendapat respons.

Di tempat terpisah Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Lombok Timur Sabri saat dikonfirmasi membenarkan kalau pengerjaan proyek rumah susun bagi nelayan tersebut dihentkan oleh Pol PP karena tidak memiliki IMB.

“IMB untuk pembangunan proyek itu sedang dalam proses. Sehingga kami sedang melakukan koordinasi mengenai masalah ini agar proyek tetap berjalan,” tegas Sabri seraya mengatakan pihaknya juga kaget kenapa Pol PP menghentikan pembangunan itu, padahal proyek milik pemerintah.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply