Ditinggal Taraweh, Warga Setanggor Jadi Korban Curat

Isi dalam rumah korban yang berhasil diacak-acak pelaku sebelum mengambil barang berharga milik korban.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)

Isi dalam rumah korban yang berhasil diacak-acak pelaku sebelum mengambil barang berharga milik korban.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Kasus pencurian dan pemberataan (curat) terjadi di wilayah hukum Polres Lombok Timur. Korbannya, Bq Astuti (30), warga Genter, Desa Setanggor, Kecamatan Sukamulia.

Kejadian itu, saat korban sholat taraweh, Selasa malam (7/6), sekitar pukul 20.00 Wita.

Barang berharga milik korban dicuri komplotan maling. Kini kasusnya ditangani aparat kepolisian guna proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

Informasi yang berhasil dihimpun Lomboktoday.co.id menyebutkan kalau kasus curat tersebut terjadi saat korban berada di masjid, sedangkan korban sendiri tinggal bersama bapak dan anaknya. Saat pulang tawareh korban terkejut melihat pintu gerbang dan rumahnya dalam keadaan terbuka.

Korban mengecek seluruh rumahnya. Tidak tahunya lemari tempat menaruh pakaian habis diacak-acak kawanan maling. Pelaku mengambil barang milik korban berupa komputer jinjing, telepon genggam, uang Rp1 juta, surat-surat penting, dan kendaraan.

Korban pun panik dan berteriak maling. Warga yang ada di sekitar mendatangi rumah korban, melihat apa yang terjadi dan membantu melakukan pengejaran. Sayang, tidak berhasil karena pelakunya sudah kabur.

Kapolres Lombok Timur AKBP Karsiman Sik melalui Kapolsek Sukamulia Ipda M Iskandar saat dikonfirmasi membenarkan kalau salah seorang warganya menjadi korban curat saat sedang sholat taraweh ke masjid.

“Kita sudah menerima laporan dan kasusnya masih lidik guna mengungkap pelaku,” tegas Iskandar.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply