Pol PP Bergeming Pembangunan Rumah Susun Nelayan Tetap Dihentikan

 

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Meski Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Lombok Timur sudah melaporkan kasus penghentian pembangunan rumah susun bagi nelayan di Labuan Lombok, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Namun Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) masih tetap menghentikan pembangunan proyek tersebut selama belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Kita sudah laporkan masalah itu kepada Wakil Bupati Lombok Timur, tapi Pol PP masih tetap menghentikan pengerjaan rumah susun yang merupakan program Kementerian Perumahan rakyat dan Pekerjaan Umum (Kemenpera-PU),” tegas Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Pengelolaan Hasil Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Lombok Timur M Sabri kepada Lomboktoday.co.id.

Sedianya, tahun ini pengerjaan pembangunan rusunawa nelayan tersebut sudah rampung sehingga bisa cepat dimanfaatkan nelayan.

“Kami sayangkan dengan adanya penghentian pembangunan ini karena akan mengganggu pengerjaan yang sesuai dengan kontrak,” tukas Sabri.

Pembangunan rumah susun tersebut berada di atas areal 10 hektare. Tapi yang akan digunakan seluas 8 hektare yang merupakan lahan milik Pemerintah Kabupaten Lombok Timur di wilayah Labuhan Lombok.

Sementara anggaran yang digunakan untuk pembangunan rumah susun lima lantai tersebut sebesar Rp20 miliar.(SR)

Kirim Komentar

Leave a Reply