Dituntut Terus Bekerja, Puluhan Honorer K2 Protes karena Honornya Tak Pernah Dibayar

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Puluhan tenaga honorer katagori dua (K2) Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) melakukan aksi protes di Kantor Bupati, Jumat (10/6). Aksi yang mereka dilakukan untuk mempertanyakan nasibnya. Pasalnya, selama lima tahun bekerja sejak 2011-2016 tidak pernah digaji maupun diupah oleh Dishubkominfo Loteng.

Para honorer pun diterima Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri dan Asisten III Setda Loteng Nursiah di ruang rapat Tastura II Kantor Bupati.

Lalu Musleh, salah seorang tenaga honorer Dishubkominfo Loteng menyampaikan bahwa sejak diangkat sebagai tenaga honorer tahun 2005, dirinya diberikan SK Dinas serta gaji. Setelah itu di tahun 2008, dirinya juga diberikan SK Bupati sampai tahun 2010. Dan, sejak tahun 2010 hingga tahun 2016 ini, dirinya hanya diberikan SK Dinas. Akan tetapi, tidak pernah diberikan honor dari Dishubkominfo Loteng sejak 2011 hingga sekarang.

“Kami datang untuk mempertanyakan, apakah ada anggaran honor yang diberikan kepada kami,” ucapnya.

Dia menjelaskan bahwa di satu sisi selalu dituntut untuk tetap bekerja dan menjalankan tugas seperti halnya para Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Siang maupun malam kami juga tetap menjalani tugas sesuai dengan yang diperintahkan oleh Dishubkominfo. Itu juga kami jalankan hanya untuk mempertahankan status kami sebagai tenaga honorer K2,” ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan Supardi. Dirinya mengaku sejak tahun 2011 hingga tahun 2016 ini tidak pernah mendapatkan upah dari Dishubkominfo.

“Selama ini kami tetap disuruh bekerja. Tetapi tidak pernah diberikan upah. Kami juga punya keluarga dan anak yang butuh untuk diberikan nafkah,” katanya.

Ia bersama tenaga honorer lainnya berharap supaya apa yang menjadi tuntutannya itu bisa ada solusi oleh Pemerintah Kabupaten Loteng.

Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri hanya bisa meminta 29 orang tenaga honorer Dishubkominfo Loteng supaya bersabar.

“Untuk menyelesaikan persoalan ini, saya harus memanggil dulu Kepala Dishubkominfo, Kepala BKD Loteng untuk melakukan koordinasi,” katanya.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply