BPS Lombok Tengah Sisir Ulang Pelaku Usaha

LOTENG, Lomboktoday.co.id – Badan Pusat Statisik (BPS) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menyisir ulang para pelaku usaha guna memaksimalkan hasil pendata dalam sensus ekonomi yang sudah dilaksanakan 1-30 Mei 2016.

Kepala BPS Loteng Peter Willem mengatakan, penyisiran kembali melibatkan petugas sensus terhadap para pelaku usaha yang terlewatkan atau yang belum didata.

“Penyisiran kembali ini dilakukan selama 15 hari, tanggal 1-15 Juni 2016,” ungkap Peter Willem kepada wartawan, Senin (13/6).

Sementara itu, data hasil sensus ekonomi yang sudah dilakukan petugas ini sedang dilakukan proses edit. Setelah itu, hasil data penyisiran kembali itu digabungkan dengan data hasil sensus yang sudah dilakukan. Baru kemudian dilaporkan kembali untuk diolah, baru hasilnya disampaikan ke pemerintah pusat.

“Jumlah usaha yang terdata dalam sensus 2016 oleh petugas itu sebanyak 57 ribu lebih,” ungkapnya.

Peter Willem berharap kepada para pengusaha yang masih belum terdata dalam waktu penyisiran kembali ini, supaya segara melaporkan diri kepada petugas yang sudah ditunjuk di masing-masing desa untuk didata. Dengan adanya pendataan kembali, maka jumlah usaha yang akan terdata kemungkinan bisa bertambah. Masih ada pengusaha yang belum terdata seperti pengusaha online.

“Jumlah petugas sensus ekonomi yang ditunjuk itu sebanyak 946 termasuk petugas pencacah,” katanya.

Ditambahkan Peter Willem, untuk semua tahapan dalam pendataan sensus ekonomi ini dilakukan sampai November tahun ini. Sedangkan untuk tahap awal sebagai laporan sementara akan dilakukan pada awal Agustus 2016.(ROS)

Kirim Komentar

Leave a Reply