Harga Melonjak, Imbas Puasa

Saat sidak BKP Lombok Timur di pasar tradisional.(foto: Dim/Lomboktoday.co.id)

Saat sidak BKP Lombok Timur di pasar tradisional.(foto: Dim/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kabupaten Lombok Timur H Sapirin mengaku, kenaikan harga barang di bulan Ramadhan selama ini, dinilai bentuk euforia. Hal ini setelah dirinya melakukan sidak harga di beberapa pasar tradisional di wilayah Kabupaten Lombok Timur.

“Setiap pedagang yang saya tanya, kenaikan harga ini setiap Ramadhan,” ungkapnya.

Menurut Sapirin, dari sekian banyak barang yang diperjualbelikan di pasar, yang paling tinggi naik harganya yaitu gula dari Rp12 ribu sampai Rp17 ribu per kilogramnya. “Dari sejumlah barang ini, tak ada yang bisa diintervensi, terkecuali harga beras,” katanya.

“Kalau dirata-ratakan, kenaikan harga barang tersebut mencapai Rp2.000 sampai Rp5.000,” lanjutnya.(DIM)

Kirim Komentar

Leave a Reply