Proyek Jembatan Penghubung Pancor-Sekarteja Ambruk, Delapan Pekerja Jadi Korban

Jembatan penghubung Pancor menuju Sekarteja ambruk setelah dilakukan pengecoran.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)
Jembatan penghubung Pancor menuju Sekarteja ambruk setelah dilakukan pengecoran.(foto: SR/Lomboktoday.co.id)

LOTIM, Lomboktoday.co.id – Proyek jembatan penghubung antara Pancor menuju Sekarteja ambruk, Selasa (14/6) sekitar pukul 13.30 Wita setelah kurang lebih setengah jam dilakukan pengecoran. Akibatnya delapan pekerja menjadi korban.

Sementara tim evakuasi dengan  melibatkan petugas dari Polres Lombok Timur, TNI, Pol PP, SAR, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur masih melakukan pencarian terhadap pekerja yang jadi korban.

Informasi yang berhasil dihimpun Lomboktoday.co.id menyebutkan proyek jembatan tersebut dikerjakan dengan total anggaran senilai Rp700 juta.

Pada saat sebelum ambruknya jembatan tersebut, sekitar 8 orang tukang sedang melakukan pengecoran menggunakan truk molen.

Setelah pengecoran dilakukan, tiba-tiba jembatan itu ambruk yang menyebabkan para tukang yang bekerja ikut tertimbun tumpukan bahan bangunan.

Kepala tukang, Badrun mengatakan jumlah tukang yang bekerja sebelum kejadian itu sebanyak 8 orang. Dua orang sudah dievakuasi sedangkan sisanya masih berada di bawah jembatan yang ambruk.

“Kejadiannya setelah dilakukan pengecoran. Bangunan jembatan itu tiba-tiba ambruk sehingga membuat saya kaget dan langsung berlari ke lokasi sambil meminta tolong warga,” terang Badrun yang mengaku masih trauma atas kejadian itu.

Di tempat terpisah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Lombok Timur, Sateriadi saat dikonfirmasi di TKP dengan singkat mengatakan kalau pihaknya sudah melarang pihak kontraktor untuk melakukan pengecoran dengan menggunakan sistem tersebut. Akan tetapi dipaksakan. Akibatnya, proyek jembatan tersebut ambruk.(SR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *